Site icon Sonora FM Palembang

2021, Sektor Pariwisata Kota Palembang Belum Bisa Diprediksi

PALEMBANG  SONORA Salah satu dampak yang dirasakan akibat pandemi covid-19 adalah sektor pariwisata di Kota Palembang mengalami penurunan yang signifikan.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Ir. Isnaini Madani, pandemi covid-19 di tahun 2021, masih belum bisa diprediksi. Artinya, lanjut dia, pariwisata juga yang paling tidak bisa memprediksi terkait penyelenggaraan kegiatan.

Dikatakannya, dana anggaran di sektor pariwisata pun dialihkan semuanya untuk penanganan covid-19.

“Jadi, dari aspek pendanaan kita memang seperti itu, dari aspek protokol kesehatan kita masih belum diperbolehkan, dari aspek penonton yang datang juga belum bisa dipastikan,” ujar Isnaini Madani, saat diwawancarai oleh Radio Sonora Palembang, Kamis (3/12), di Hotel Swarna Dwipa Palembang.

Menurutnya, calon wisatawan masih merasa khawatir dengan kondisi pandemi covid-19 yang terjadi. Stigma bahwa covid-19 mudah menulari orang ketika berada di pusat keramaian, masih menghantui calon wisatawan.

Hal tersebut, sambungnya, menjadikan Dinas Pariwisata Kota Palembang belum bisa berbuat banyak.

Ia mengungkapkan, pandemi covid-19 diharapkan dapat segera berakhir di tahun 2021 nanti.

“Supaya, pemerintah, terutama sektor pariwisata itu, bisa mengagendakan segera kegiatan yang ada kaitan dengan kepariwisataan,” ungkap mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang tersebut.

Dikatakannya, sektor pariwisata adalah yang paling terdampak.

Ia menambahkan, dalam rangka menyiasati kondisi pandemi covid-19, Dinas Pariwisata Kota Palembang telah melakukan beberapa kali virtual tour.

“Sudah tiga atau empat kali kemarin. Kita sudah mengadakan virtual tour,” ujarnya.

Menurutnya, virtual tour yang pihaknya selenggarakan, cukup menarik minat peserta. Hal ini dibuktikan dengan jumlah partisipan yang mengikuti kegiatan tersebut.

Virtual tour tadi, sambungnya, mengunjungi beberapa destinasi wisata yang ada di Kota Palembang.

“Kita virtual tour ke BKB, ke TPKS, ke Alquran Al Akbar. Lumayan banyak pesertanya. Jadi, itu sebagai solusi kita juga,” ungkapnya.

Ia meyakini, sektor pariwisata mengalami penurunan yang sangat signifikan. Apalagi, pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak oleh pandemi covid-19.

Selain sebagai sektor yang paling terdampak akibat pandemi covid-19, menurutnya pariwisata juga merupakan sektor yang paling akhir bangkit.

“Bangkit kembali itu paling akhir nanti pariwisata ini,” ujarnya.

Penulis: Bovend

Sumber Foto: Koleksi Pribadi

Exit mobile version