Masuk Musim Kemarau, DUA Penyakit ini yang Harus Diwaspadai

Palembang Sonora – Memasuki musim kemarau maka suhu bumi akan meningkat. Tubuh pun membutuhkan cairan lebih.

“ Jangan sampai kekurangan cairan !”, ujar Dr. Rismarini, Sp. A, Dokter Spesialis Anak kepada Sonora (17/05/2021).

Ia mengatakan bahwa orang tua yang memiliki anak-anak perlu memastikan cairan tubuh pada anak tercukupi. Sebab bila kekurangan cairan dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit.

“ bayi, ASI nya harus cukup, yang sudah besar harus minum yang cukup jangan sampai dehidrasi, perbanyak buah dan sayur karena sumber cairan,” ujarnya.

Ia menambahkan orang tua juga dapat melihat kondisi cairan dalam tubuh anak dari jumlah kencingnya.

“ apakah lebih dari 6 x sehari?, kencingnya bening apa tidak ?, kuning atau pekat dan berbau ? bila iya maka kurang minumnya, harus lebih sering diberikan minum,” tukasnya.

Ia menjelaskan penyakit yang sering timbul selama musim kemarau adalah diare dan infeksi saluran pernafasan (ISPA).

“ diare bila beraknya berbentuk cair atau mencret. Frekuensinya lebih dari 3x sehari, kadang disertai muntah. Penyebabnya infeksi virus pada anak juga karena reaksi terhadap susu sapi atau laktosa. Untuk mencegahnya dengan menjaga kebersihan, terutama sumber minum harus bersih, harus dimasak. Termasuk alat makan harus dicuci bersih. Makanan harus segar, bayi harus cukup ASI. Pengobatan diare adalah dengan memberi cairan pengganti yang hilang. Diberikan ASI, oralit atau obat tablet  atau sirup zonc. Bila bayi ubun-ubunnya cekung, mata sayu, bibir kering, kulit perut kecut, kencing sedikit berarti anak kurang cairan dan harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya.

Penyakit ISPA, pada musim panas disebabkan oleh debu, kebakaran hutan dan lahan, serta asap.  Gejala anak terinfeksi ispa adalah batuk pilek, panas dan batuk kencang, kadang hingga muntah. “ hati – hati bila sampai sesak nafas,” ujarnya. Pencegahan ISPA adalah dengan menggunakan masker. Pada bayi dianjurkan menggunakan face shield. Minum yang banyak dan jangan dekat-dekat orang yang batuk pilek karena cepat menular. “ Bila perlu diimunisasi ISPA,” tukasnya.

ISPA merupakan infeksi saluran pernafasan atas meliputi hidung dan tenggorokan. Bila sampai ke paru-paru maka disebut pneumonia.

“ pneumonia, jaman covid bisa menunjukkan gejala covid. Harus dicurigai covid sampai terbukti tidak. Jaga kebersihan, terapkan 3 M, karena covid sesuai dengan ISPA. Jaga sumber air bersih dan lengkapi imunisasi,” tukasnya.

 

Penulis : jati / endah

Sumber foto : google



Leave a Reply