Vitiligo Tidak Berbahaya Namun Dapat Mengurangi Rasa Percaya Diri

Palembang Sonora – Setiap tanggal 25 Juni diperingati sebagai hari Vitiligo sedunia. Dr. dr. Yuli Kurniawati, Sp. KK (K) dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Palembang dalam acara Bincang Dokter (21/06/2021) menjelaskan bahwa virtiligo adalah sebuah kelainan kulit yang menyebabkan kulit timbul bercak putih, bisa di wajah, ujung jari terutama area terpapar matahari.

“ Sudah ada sejak 4000 tahun lalu, di India, Mesir. Tidak mengganggu tapi pasien risih, banyak stigma negative tentang penyakit ini,” ujarnya.

Ia menambahkan hampir semua ras didunia menderita virtiligo.

“ Insiden 0,15 sampai 0,25 % penduduk dunia. Di Indonesia 2 sampai 4 juta orang yang mengalami virtiligo, baik yang bercak putih kecil ataupun luas,” tukasnya.

Ia mengatakan penyebab virtiligo beragam, mulai dari genetic, lingkungan, autoimun, radikal bebas, polusi udara dan kimia.

“ Genetik, missal kakeknya ada yang mengidap virtiligo maka anak atau cucunya 7 kali lipat kemungkinan terkena. Lingkungan, sinar matahari memicu virtiligo. Stress juga memicu. Makanan tertentu dengan pengawet. Pemutih kulit, penggunaan merkuri. Mencuci baju menggunakan pemutih. Trauma atau luka yang terlalu dalam . virtiligo timbul disebabkan oleh kerusakan melanosit, sel yang memproduksi pigmen untuk mewarnai kulit,” ujarnya.

Ia menambahkan virtiligo berbeda dengan panu. Panu ada sisik putih dan tidak sejelas virtiligo. Pada penyakit kusta ada juga bercak putih namun disertai kebas dan perlu pemeriksaan dokter.

“ pengobatan virtiligo, sel-sel kulit diperiksa dengan alat kedokteran. Namun hal itu untuk memastikan saja. Biasanya dokter kulit sudah mengetahui apakah virtiligo atau bukan,” tukasnya.

Virtiligo tidak berbahaya namun sulit diobati. Virtiligo bisa dikotrol namun tidak bisa sembuh total. “ tergantung tipe virtiligo dan respon pasien terhadap pengobatan,” ujarnya.

Tipe virtiligo pertama adalah segmental, banyak ditemukan pada anak- anak berada di area wajah. Cepat sembuh bila cepat diobati. Tipe kedua adalah nonsegmental, hanya diujung-ujung jari atau kaki atau menyeluruh dibadan. Tipe ketiga adalah unclasifical, hanya didaraeh bibir saja atau daerah tertentu.

“ tipe yang paling banyak ditemukan adalah tipe nonsegmental. Virtiligo dapat menyebabkan kepercayaan diri seseorang turun sehingga menghambat aktifitasnya. Terapi yang dilakukan dengan sinar dan pengobatan sehari-hari. Namun yang terpenting adalah meningkatkan rasa percaya diri,” tukasnya.

 

Penulis : jati / endah

Sumber foto : koleksi pribadi



Leave a Reply