- June 2, 2020
- Posted by: Bayu Prabowo
- Category: Informasi
PALEMBANG SONORA – Semua pihak harus bersyukur kepada Tuhan, karena pandemi covid-19 terjadi di era digital.
Hal itu diungkapkan Praeses Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Pdt. Dr. Ir. Fritz Sihombing, Minggu (31/5).
Menurut Pdt. Fritz, era digital dapat menjawab tantangan yang muncul akibat semakin meluasnya wabah virus corona.
“Sehingga, jalan keluar, bahwa harus beribadah di rumah dan menggunakan media,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PGI Wilayah Sumatera Selatan tersebut.
Hanya saja, lanjut Pdt. Fritz, kebutuhan internet menjadi lebih besar dari biasanya.
Pdt. Fritz mengatakan, hal lain yang disorotinya adalah soal semangat beribadah warga jemaat.
Gereja, sambung Pdt. Fritz, memberikan pemahaman tentang ibadah di rumah yang tidak mengurangi esensi dari pelaksanaan ritual keagamaan tersebut.
“Yang penting dilakukan dengan persiapan dan serius. Sehingga, tidak berubah maknanya,” ungkap pemimpin jemaat gereja HKBP di 4 provinsi yang ada di wilayah Sumbagsel tersebut.
Menurut Pdt. Fritz, tantangan lain yang mungkin muncul adalah soal pemetaan persentase warga jemaat ketika dihadapkan pada pilihan untuk beribadah di rumah atau di gereja.
“Apakah nanti akan semakin sulit mengajak warga jemaat beribadah ke gereja? Atau justru, peristiwa ini membuat warga jemaat semuanya semakin rindu beribadah ke gereja,” ujarnya.
Dua hal itu, lanjut Pdt. Fritz, bisa terjadi dan masih harus dilihat kepastiannya.
Penulis : Bovend
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
