Kebudayaan Nusantara Tidak Kalah Dengan Budaya K-POP

Palembang Sonora – Budaya K-POP sangat digemari diseluruh dunia baik anak muda hingga dewasa. Hengky Honggo Pemerhati Budaya Tionghoa kepada Sonora (31/07/2021) mengatakan ada banyak factor penyebab budaya K-POP banyak penggemarnya.

“ Pertama adalah factor lagu yang dibawakan dengan berbagai genre mulai dari hip-hop, rap, di mix dengan baik dan memikat serta menghibur dan tidak membosankan. Lagunya juga dapat mencerahkan suasana hati tidak hanya sekedar teknik vocal yang baik, mereka sangat professional. Kedua factor teknologi, dengan internet netizen bisa mudah mendapatkan lagunya. Personilnya juga ditunjang koreografer yang handal. Lirik lagu dan tarian juga sinkron membuat penikmat music masuk ke dunia mereka. Konsep panggungnya sangat kreatif dan modern, make up dan pakaian mereka juga stylist. Personil mereka diluar panggung juga ramah. Etika kesopanan mereka terjaga. Tampang rupawan juga memiliki daya tarik tersendiri,” ujarnya.

K-POP dari Korea sudah lama muncul, sejak tahun 1885. Berkembang terus dengan adaptasi zaman sehingga bisa mendunia. Dengan adanya teknologi, orang ingin mengetahui dan belajar budaya Korea, salah satunya menikmati music K-POP.

Bangsa Indonesia juga memiliki kekayaan budaya. Kita bisa mengangkat budaya kita dengan adanya teknologi. Budaya kita juga bisa mendunia. Pertama-tama kita harus mencintai dahulu budaya kita, kemudian mengembangkannya. Gali apa yang bisa diangkat. Tarian kita banyak yang bisa dikembangkan. Pakaian, tata krama jauh lebih baik. Ini menjadi PR kita bersama, tidak hanya anak muda  tapi juga pendidikan, kesenian dan media masa.

Palembang juga memiliki beragam kebudayaan yang bisa diangkat. Budaya tionghoa nusantara salah satunya. Budaya tionghoa yang sudah bercampur dengan budaya local. Hal itu lebih baik menjadi salah satu kekayaan budaya nusantara yang bisa dikembangkan.

Program Pesona Indonesia merupakan salah satu upaya pemerintah mengembangkan kebudayaan nasional. Hanya saja belum maksimal pelaksanaannya, butuh dukungan masyarakat untuk mengembangkannya agar bisa dikenal luar. Pengaruh Indonesia ke luar sebenarnya sudah ada sejak zaman kerajaan dahulu. Salah satu buktinya negara tentangga kita banyak dipengaruhi budaya dari Indonesia. Tinggal bagaimana kita memperkenalkan diri, kita memiliki budaya yang kaya. “ Cintai produk Indonesia, manfaatkan teknologi dan kembangkan,” tukasnya.

 

Penulis : jati

Sumber foto : koleksi pribadi

 



Leave a Reply