Bank Indonesia Menjamin Ketersediaan Bahan Pokok dan Likuiditas Masyarakat

 

Rudy Hairudin Kepala Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Sumatera Selatan

Bank Indonesia Propinsi Sumatera Selatan menjamin ketersediaan bahan pokok dan komoditas strategis selama ramadhan dan lebaran sudah tercukupi. Sementara itu kebutuhan likuiditas pasar dan masyarakat juga terpenuhi dengan ketersediaan uang cash dan selama libur lebaran ada beberapa bank yang akan buka secara terbatas.

Dalam acara silaturahmi dengan para wartawan media cetak dan elektronik di Arista Hotel Palembang, Selasa 5 Juni 2018,  Kepala Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Sumatera Selatan Rudy Hairudin  mengatakan Bank Indonesia bekerjasama dengan para ulama menyampaikan himbuan kepada masyarakat agar melakukan belanja bijak dan kepada penjual agar tidak mengambil keuntungan yang berlebih supaya masyarakat tidak panik karena dari sisi stok dan lain-lain sudah terkendali.

Bank Indonesia juga bekerjasama dengan Dinas Kementerian Perdagangan dan Pemerintah Propinsi  Sumatera Selatan untuk memastikan tidak ada lonjakan harga di pasar, stok dicek rutin dan setiap ada lonjakan harga langsung ditanggulangi. Setiap hari Tim Pengedalian harga dan stok pangan strategis turun ke pasar untuk mengecek harga-harga.

Bank Indonesia silahturahmi dengan para wartawan media cetak dan elektronik di Arista Hotel Palembang

Dengan stok dan distribusi yang cukup ini tercermin dari inflasi Sumatera Selatan yang signifikan menjadi 3, 21 % dengan antispasi yang dilakukan serta stake holder yang sudah bersinergi.

Sementara itu pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan semester 1 cukup solid yaitu :  5, 89 % jauh di atas Nasional dan jauh di atas rata-rata Sumtera.  Faktor pendorongnya terkait dengan Asian Games dan konsumsi rumah tangga. Untuk semster ke 2 tetap optimis pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan menjadi 6 % ke atas karena ekspor akan naik dan pengeluaran pemerintah akan tumbuh lagi.

Mengenai nilai tukar dollar sudah terkendali karena Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan dan indeks naik. Artinya respon pasar terhadap kebijakan Bank Indonesia cukup positif.

 

 

 

 

 

 

 



Leave a Reply