Site icon Sonora FM Palembang

Bau Amis di Toren Air Dijamin Hilang Hanya dengan Air Garam, Berikut Ulasannya

PALEMBANG SONORA –  Bau tidak sedap bahkan cenderung amis seringkali terjadi pada toren air setiap rumah.

Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya hal ini diantaranya pertumbuhan alga dan bakteri, kerak dan lendir, sumber air yang terkontaminasi, hingga reaksi kima yang terdapat di dala air, seperti belerang atau zat besi, dapat bereaksi dengan bakteri atau alga yang ada di dalam toren air.

Reaksi kimia ini dapat menghasilkan senyawa dengan bau yang tidak sedap, termasuk bau amis.

Tapi tidak perlu khawatir lagi mulai dari sekarang. Ternyata bau amis tersebut bisa dihilangkan hanya dengan bahan mudah berikut ini.

Dilansir dari Grid.id, berikut informasikan selengkapnya :

1. Daun Mint

-Masukkan beberapa daun mint segar ke dalam toren air.

-Biarkan daun mint tersebut meresap dalam air selama beberapa jam atau semalaman untuk membantu menghilangkan bau amis.

2. Air Garam

-Campurkan beberapa sendok makan garam dalam air bersih, lalu gunakan campuran ini untuk membersihkan toren air.

-Biarkan beberapa saat sebelum membilas dengan air bersih.

3. Pakai Cuka Putih

-Campurkan setengah cangkir cuka putih dengan satu liter air.

-Gunakan campuran ini untuk membersihkan toren air secara menyeluruh.

-Biarkan campuran tersebut duduk selama beberapa jam sebelum membilasnya dengan air bersih.

4. Lemon atau Jeruk Nipis

-Iris beberapa lemon atau jeruk nipis menjadi irisan tipis.

-Masukkan irisan-irisan tersebut ke dalam toren air dan biarkan selama beberapa jam atau semalaman sebelum membilasnya dengan air bersih.

5. Baking Soda

-Campurkan dua sendok makan baking soda dengan satu liter air.

-Gunakan campuran ini untuk membersihkan dinding dalam toren air.

-Gosok dengan lembut menggunakan sikat atau spons, lalu bilas dengan air bersih.

6. Arang Aktif

-Tempatkan beberapa batang arang aktif dalam toren air dan biarkan selama beberapa hari.

-Arang aktif akan membantu menyerap bau amis yang ada dalam air.

 

Penulis : Fernando Oktareza

Sumber Foto : Kompas

Exit mobile version