Site icon Sonora FM Palembang

Bayi Berpotensi Lahir Cacat, Kurangi Pemakaian Deodorant dari Sekarang !

PALEMBANG SONORA – Salah satu cara yang biasa digunakan banyak orang ketika menghilangkan bau badan adalah memakai deodorant.

Selain mudah dan murah, deodorant dianggap ampuh menghilangkan bau badan akibat keringat dan lain sebagainya.

Tapi tahukah Anda, dibalik hal yang menguntungkan itu ternyata tersimpan hal yang mengkhawatirkan dari penggunaan deodorant.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut bahaya terlalu sering memakai deodorant :

Sebabkan Alzheimer

Penggunaan deodoran dengan kadar aluminium yang tinggi mampu menyebabkan penyakit Alzheimer dan demensia. Hal ini tentu saja berdampak buruk pada kemampuan otak untuk berpikir atau memecahkan masalah.

Picu Bayi Lahir Cacat

Zat berbahaya yang hadir di dalam deodoran seperti paraben maupun phthalates bisa menyebabkan bayi lahir cacat karena bahan kimia tersebut menyebabkan sel tubuh mutasi. Itulah sebabnya wanita hamil disarankan untuk tidak memakai deodoran.

Pubertas Dini

Senyawa yang ditemukan di dalam deodoran ternyata bisa menyebabkan pubertas dini pada anak-anak. Senyawa ini akan menyebabkan mutasi sel dan mempengaruhi keseimbangan hormonal.

Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan gangguan kesehatan yang paling membahayakan dari penggunaan deodoran. Sebab deodoran akan meningkatkan kadar hormon estrogen yang meningkatkan pengembangan jaringan payudara yang berpotensi menjadi kanker.

Ketiak hitam

Di dalam deodoran pun juga terdapat beberapa bahan yang bisa memicu terjadinya penggelapan di area ketiak.

Deodoran mengandung paraben, alkohol, pewangi, dan lainnya yang dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan peradangan yang berujung pada penebalan dan kulit menghitam seiring berjalannya waktu.

Selain itu, banyaknya antiperspiran yang juga menggunakan aluminium sebagai bahan aktif, yang dapat menyumbat saluran keringan yang menyebabkan kekeringan dan pigmentasi.

 

Penulis : Fernando Oktareza

Sumber Foto : Kompas

Exit mobile version