
“ Ada dua produk yang sangat membantu, di jasa kurir dan logistic untuk mengangkut barang. PT. Pos punya aplikasi PosAja, bisa didownload di playstore dan appstore. Masyarakat bisa menggunakannya bila ingin mengirim makanan, surat, dokumen, kiriman apapun tanpa harus keluar rumah. Ada petugas yang akan menjemput kerumah. Pengguna cukup dirumah saja, biarkan PT.Pos mendatangani teman-teman ke rumah, tanpa dikenakan biaya, gratis seusai dengan biaya pengiriman,” ujarnya.
Dari sisi keuangan PT.Pos memiliki aplikasi PosPay, juga bisa didownload di playstore dan appstore. Disitu bisa dilakukan semua transaksi mulai dari membayar tagihan lisrik, air, membeli token, pulsa, membayar cicilan kredit kendaraan. Apa yang dilakukan di kantor pos, bisa dkulakukan dengan PosPay.
“ Juga bisa transfer uang, deposit lewat mobile banking bank lain, pengambilan uang juga tidak harus ke kantor pos tapi bisa di ATM atau gerai lain yang bekerjasama dengan kantor pos,” tukasnya.
Untuk membantu UMKM yang ada di kota Palembang terutama kuliner pempek, PT. Pos membuat kebijakan tarif pengiriman yang sangat bersaing. Pengiriman pempek ke Jabodetabek biayanya hanya 10 ribu rupiah per kilogram, sebelumnya 32 ribu rupiah per kilogram. Selain itu UMKM dirangkul dan dibuatkan market place agar dapat berjualan secara online. Calon pembeli bisa masuk ke website brayamart.com. ada sekitar 30 UMKM yang bergabung, kedepan akan lebih banyak lagi yang bergabung, terutama dari Asosiasi Pedagang Pempek Sumsel.
“ Nanti mereka bayarnya pakai PosPay, kirimnya pakai PosAja. Sudah difasilitasi sejak 27 September. PT. Pos tidak hanya membantu UMKM pempek saja, tapi juga kain songket, jumputan serta kue-kue khas Palembang seperti delapan jam dan sebagainya,” ujarya.
Penulis : jati
Sumber foto : koleksi pribadi