Tekanan angin pada ban sangat penting diperhatikan untuk menunjang keamanan dan kenyamanan saat berkendara. Perlu diketahui, tekanan angin ban motor depan dan belakang tidaklah sama, karena perbedaan fungsi.
Nehemia selaku Parts Manager Astra Motor Sumsel menjelaskan bahwa ada beberapa resiko jika kita tidak memperhatikan tekanan ban Motor Honda.
“ HandlingTidak Stabil, Akselerasi Kurang Responsif, BBM Boros, Ban Lebih Mudah Bocor, Bantingan Stang Keras, Berkendara Tidak Nyaman,” ujarnya.
Sebagai acuan umum, berikut adalah rentang tekanan angin yang umum digunakan untuk beberapa jenis sepeda motor:
Sepeda motor sport: 32-36 psi (2.2-2.5 bar) untuk ban depan dan 36-42 psi (2.5-2.9 bar) untuk ban belakang.
Sepeda motor matic: 26-29 psi (1.8-2.0 bar) untuk ban depan dan belakang.
Sepeda motor bebek: 26-29 psi (1.8-2.0 bar) untuk ban depan dan belakang.
Sepeda motor trail: 22-25 psi (1.5-1.7 bar) untuk ban depan dan belakang.
Selain tekanan angin pada ban ia juga memberikan tips agar kampas rem supaya awet dan berfungsi digunakan.
“ Ini Tips cara merawat kampas Sepeda Motor Honda :
1. Bersihkan kampas rem secara rutin, apalagi jalan berdebu, berlumpur dan habis hujan
2. Pastikan terdapat jarak antara kampas rem dengan piringan cakram
3. Pastikan Bearing Roda dan As roda dalam kondisi baik, sehingga perputaran roda tetap normal
4. Hindari penggunaan rem mendadak
5. Jarak Ideal penggantian Kampas rem +-30.000 KM atau tergantung pemakaian dan kondisi jalan
6. Pastinya cek secara rutin ke Bengkel resmi Honda untuk mengetahui kondisi rem.
Ayoo budayakan penggunaan Rem Depan dan Belakang dengan benar, agar motor tetap nyaman dan aman dikendarai, “ ujarnya.
