BKKBN Berhasil Turunkan Angka Kelahiran Di Sumatera Selatan

l

Drs. Waspi Kepala BKKBN Propinsi Sumsel

Badan Koordinasi Keluarga Berencana Propinsi Sumatera Selatan baru selesai melaksanakan Survey Demografi Pencatatan dari BPS dan hasil menggembiran di Sumatera Selatan indikator sangat menonjol adalah total tertinggi 2,6 % kelahiran berhasil diturunkan selama 5 tahun.

Kepala Kantor BKKBN Propinsi Sumatera Selatan Drs. Waspi  menyatakan tahun depan diharapkan angka kelahiran bisa diturunkan lagi dengan cara memantapkan kampong KB karena tahun 2018 ada biaya operasional sebesar 50 – 70 juta dan satgasnya bisa mengelola anggaran ini.

Terkait dengan masih tingginya angka kelahiran di usia 15 – 19 tahun agar orang tua memberikan pengertian kepada remaja untuk menikah di usia 21 tahun bagi permpuan dan 25 tahun bagi laki-laki. Sebaiknya menunda kehamilan sampai usia 21 tahun karena dibawah usia 21 tahun resiko kematian ibu melahirkan tinggi dan untuk pasangan usia subur jangan lupa menggunakan alat kontrasepsi untuk mengatur jarak kelahiran dan jumlahnya sehingga mudah untuk mensejahterakan keluarganya.

Media Gathering tang diadakan oleh BKKBN Propinsi Sumatera Selatan, hari Selasa 19 Desember 2017 di Pempek Beringin Rajwali dihadiri oleh para wartawan media cetak dan elektronik di kota Palembang untuk mempererat silaturahmi yang sudah terjalin selama ini dan juga menyampaikan informasi tentang program yang sudah dilakukan oleh BKKBN selama tahun 2017.

 

 



Leave a Reply