PALEMBANG SONORA – Menanggapi pertanyaan, bagaimana penataan pasar menuju normal life ?, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru kepada Sonora mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan menurut kewenangan kepala daerah masing masing.
“pasar ada yang dikelola propinsi, seperti pasar Cinde, tapi ada yang dikelola kabupaten kota, dan ada yang dikelola perorangan, kita menggunakan perpanjangan tangan walikota untuk mengatur penerapan protocol kesehatan di pasar pasar,” ujarnya.
Ia mengatakan bahwa berdasarkan data bank Indonesia sejauh ini inflasi dan pertumbuhan ekonomi di Sumsel masih baik, meskipun ditengah wabah corona, bahkan sumbel pertumbuhan ekonominya tertinggi untuk dipulau Sumatera yaitu sebesar 4,98. Angka tersebut juga lebih tinggi dari angka nasional, artinya kepercayaan pelaku ekonomi berjalan baik, meskipun ada penurunan.
“missal petani karet, karena pembelinya tutup, negara lain lagi lockdown, inilah pemerintah menyiapkan jaring pengaman social lewat kabupaten kota, memberi stimulanm bahkan sembako, pemprov memback up,” ujarnya.
Ia menambahkan selain memberikan jaring pengaman social, pemerintah melalui dinas tenaga kerja , juga memberikan ketrampilan kerja bagi masyarakat yang terdampak covid19, seperti korban PHK.
Penulis : jati sasongko
Sumber foto : google
