Palembang Sonora – selama pandemi telah terjadi penurunan terhadap mobilitas masyarakat, namun Gojek tetap menjadi pilihan masyarakat baik dalam beraktifitas maupun dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam virtual zoom meeting dengan awak media (16/03/2021) Yudo Anggoro peneliti dari SBM ITB mengatakan bahwa protokol kesehatan yang diterapkan Gojek komprehensif dan menampung aspirasi dari masyarakat untu menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi.
” mobilitas memang rendah, tapi masyarakat tetap menggunakan gojek, gofood dan gopay, permintaan tetap tinggi, karena prokes Gojek paling lengkap dibanding operator lain baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.
sementara itu Raditya Wibowo selaku Chief Transport Officer Gojek mengatakan protokol J3K Gojek merupakan bentuk kesigapan gojek dalam menghadapi pandemi.
” ada 3 plan baru yaitu : teknologi, infrastruktur dan edukasi. teknologi ada info suhu tubuh mitra di aplikasi, terbaru ada laporan kepatuhan prokes dari konsumen. infrastruktur ada 230 posko prokes di seluruh indonesia, dibagikan masker, handsanitizer kepada mitra kami. Terbaru adalah drive thru layanan vaksin bekerjasama dengan halodoc. disini mitra kami mendapatkan vaksin. Ketiga edukasi, menjelaskan pentingnya vaksinasi lewat aplikasi mitra dirver dan juga kopdar kepada 70 ribu dirver. gerakan pesan dari rumah, anggota keluarga mitra memberikan pesan kepada mitra dan pelanggan untuk menikatkan prokes. suatu kehawatiran dari keluarga diver, terpapar covid-19. agar driver dan pelanggan sama – sama menerapkan protokol kesehatan,” pukasnya.
penulis : Jati
Sumber foto : koleksi pribadi
