PALEMBANG SONORA – Bagaimana situasi lock down saat wabah corona terjadi di Wuhan China, Heny Fitriani, STD Dosen teknik Sipil Universitas Sriwijaya salah satu WNI yang berhasil dievakuasi kepada Sonora menceritakan bahwa lockdown di Wuhan china terjadi pada tanggal 23 Januari 2020.
“Kota wuhan normalnya ramai, apalagi waktu itu masih suasana Imlek ramai sekali, namun ketika diumumkan lockdown wuhan berubah seketika jadi seperti kota mati, aktifitas airport sepi, kita dapat email, serta himbauan himbauan agar tidak boleh keluar, kalaupun keluar seminggu sekali dan dibatasi 1 jam,” ucapnya.
Heny menambahkan bahwa kondisi saat itu mencekam dan menakutkan.
“Akibat wabah itu orang jadi takut, bahkan ada kawan demam, padahal bukan corona orang takut mendekat, sepertinya kemanusiaan sudah berkurang, “ ucapnya.
Heny juga mengisahkan bagaimana akhirnya dirinya bersama 237 WNI lainnya dievakuasi dari Wuhan China.
“Sebelum evakuasi kita stay selama 7 hari, evakuasi bisa dibilang operasi senyap, ini kerjasama antara persatuan pelajar Indonesia tionghoa dan KBRI Cina. Awalnya didata, sukarela tanpa ada paksaan yang mau dievakuasi, awalnya pesimis tapi karena perintah Presiden Jokowi, kami yakin bisa dilakukan,” ucapnya.
Saat sudah tiba di tanah air, Heny menceritakan bagaimana proses karantina di Natuna.
“Kami sampai di Natuna jam 12 siang, ada tenda 14 unit semua pakai ac, TV,semua lengkap, kita makan 3 x sehari, ada juga snack 2 kali sehari, susu, vitamin dan cek kesehatan pagi dan siang. Petugas yang memeriksa pakai masker dan sarung tangan, kami diwajibkan pakai masker terus, bahkan tidur pun harus pakai masker,”
Setelah menjalani proses karantina selama 14 hari akhirnya Heny dan ke -237 WNI lainnya dinyatakan sehat dan boleh pulang ke rumah masing masing, meskipun sudah tidak bersama sama lagi namun dirinya masih tetap berkomunikasi.
“terharu, saat malam perpisahan , tidak menyangka rasa kebangsaan tercipta begitu tinggi. Walaupun berpisah kita tetap berkomunikasi, kita ada grup chat, kalau ada apa apa kita share kesana, “ ucapnya.
Penulis : Jati Sasongko
Sumber Foto : Google.com
