Palembang, Bertempat di auditorium lantai 9 ,RS Siloam Sriwijaya Palembang sukses dan meriah adakan kegiatan media gathering dan partnership . Dua nara sumber mengisi kegiatan kali ini yaitu dr. Ardhia Kusuma Putri, SpJP dengan materi pemaparan tentang Penyakit Jantung dan juga materi dan disertai praktek langsung tentang Bantuan Hidup Dasar oleh Ns. Deby Orlais Susilo S. Kep. pada Kamis 11 September 2025.
Kegiatan acara ini dihadiri oleh Ns. Benedikta Betty Bawaningtyas, S.Kep M.M., selaku Direktur RS Sriwijaya Palembang , Advisor RS Siloam Sriwijaya dr. Anton Suwindro , Lauren selaku Head of Developmentts
Acara ini dihadiri oleh rekan-rekan media lokal maupun nasional dan juga rekan partner RS Siloam Sriwijaya .
Rangkaian kegiatan dimulai dengan health talk mengenai kesehatan jantung oleh dr. Ardhia Kusuma Putri, Sp.JP, yang menekankan pentingnya pencegahan dan deteksi dini penyakit jantung. Acara dilanjutkan dengan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang dipandu oleh Ners. Deby Orlais Susilo, S.Kep,
Direktur RS Siloam Sriwijaya, Ns. Benedikta Betty Bawaningtyas, S.Kep., M.M., menyampaikan apresiasinya kepada media dan mitra atas kolaborasi yang selama ini terjalin.
“Kami menyadari bahwa media dan para mitra memiliki peran vital dalam menyampaikan informasi kesehatan yang akurat dan membangun kesadaran masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat kolaborasi untuk menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih baik di Sumatera Selatan,melalui media dan rekanan .
“Kami berharap edukasi pola hidup sehat yang menjadi materi edukasi prioritas RS. Siloam Sriwijaya dalam menyehatkan dan meningkatkan kepedulian Masyarakat Palembang dan Sumatera Selatan umumnya akan pentingnya menjaga Kesehatan diri, keluarga & lingkungan” ujar Ibu Benedikta selaku Direktur RS Siloam Sriwijaya.
Kegiatan kali ini merupakan bagian kegiatan dari Siloam Grup Hospital dalam menyambut Hari Jantung Sedunia yang jatuh pada 29 September .
Dalam sesi edukasi, dr. Ardhia Kusuma Putri, Sp.JP, menegaskan bahwa penyakit jantung masih menjadi tantangan besar di Indonesia.
“Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi. Dengan gaya hidup sehat, deteksi dini, dan pemeriksaan rutin, kita bisa menekan risiko penyakit jantung yang semakin meningkat di masyarakat,” jelasnya.
Sementaraitu, Ners. Deby Orlais, S.Kep, menekankan pentingnya kemampuan dasar masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama.
“Pelatihan Bantuan Hidup Dasar ini penting, karena siapa pun bisa menjadi penolong pertama saat ada kondisi henti jantung mendadak. Semakin banyak masyarakat terlatih BHD, semakin besar peluang nyawa seseorang bisa terselamatkan,” paparnya.
Melalui kegiatan ini, RS Siloam Sriwijaya berharap dapat terus menjadi pusat layanan kesehatan yang terpercaya di wilayah Sumatera Selatan dengan mengedepankan nilai profesionalisme, kasih, dan integritas.
Memasuki usia ke-13 tahun, RS Siloam Sriwijaya Palembang menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pusat layanan kesehatan terpercaya di wilayah Sumatera Selatan dengan mengedepankan profesionalisme, kasih, dan integritas.
Penulis : Misdi
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
