Site icon Sonora FM Palembang

Eksis di Masa Pandemi, Ini yang Dilakukan Pengusaha Kue Sumsel

Palembang Sonora – Pandemi covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi pengusaha, bagaimana tantangan yang dihadapi oleh pengusaha kue dan kuliner ?, Bunda Rayya, Ketua Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner Sumsel kepada Sonora (20/09/2021) menjelaskannya.
” Tepatnya di bulan Februari akhir hingga Maret membuat pengusaha down. tapi lambat laun berjalan, berangkulan tangan, sesama anggota asosiasi saling beli, sedikit meringankan beban di masa pandemi,” ujarnya.

Penurunan omset sangat terasa hingga 30 % karena tidak bisa menerima tamu atau makan ditempat, jualan lebih ke online. Sekarang kondisi sudah mulai membaik, dengan kreatifitas dan inovasi serta kolaborasi, perlahan, pengusaha mulai bangkit.
Strategi yang dilakukan untuk meningkatkan penjualan mulai dari promo-prpmo, misal beli satu loyang gratis ongkir, bekerjasama dengan eskpedisi. ” Kasih promo dan diskon, sangat berpengaruh ke penjualan, sekarang orderan membludak,” tukasnya.

Inovasi lain adalah dengan mengkombinasikan satu kue denga kue yang lain juga ada variasi makanan misal pindang tekwan dan pempek klepon. Sesuai tema asosiasi yaitu menuju puncak kejayaan kuliner Sumsel, bertekad kue Sumsel mendunia tidak hanya di Indonesai saja.
” Sekreatif mungkin mulai dari packging, penjualan, website hingga akun google untuk pemasaran global. Selama ini sudah ke Singapore, Malaysia dan ke Arab Saudi, tapi ke Arab agak turun karena ada larangan umroh. Duta besar Arab gemar kue Palembang lapis legit,” tukasnya.

ia mengajak pengusaha kue untuk bergabung ke asosiasi karena banyak keuntungannya selain itu pengusaha kue dituntut bekerja keras fokus dengan apa yang dijual.

penulis : jati
Sumber foto : bunda Rayya Blog

Exit mobile version