
“ Merubah mindset dari pembeli menjadi penjual. Sumsel masih cukup tinggi angka kemiskinannya sebesar 12,72%. Sasarannya orang miskin, yang diutamakan kelompok miskin 12% ini, rumah tangga miskin disumsel lebih kurang 250 ribu rumah tangga,” ujarnya.
Dengan dukungan seluruh pihak, gubernur menargetkan pada akhir 2023 seluruh rumah tangga miskin sudah tersentuh, terbantu. Juga mengajak masyarkat yang hampir miskin atau sejahtera untuk memenuhi kebutuhannya sendiri bankan bisa membantu rumah tangga lain yang miskin atau kurang mampu.
Perusahaan-perusahaan baik BUMN, BUMD diharapkan bisa membantu melalui CSR-nya dalam pemberian sarana dan prasarana bagaimana memenuhi kebutuhan gizi dari sayur-sayuran dan protein hewani. “ bila sudah dipenuhi kebutuhannya dan bila lebih sebagai produsen akan menjadi kelompok rumah tangga dan bisa dijual melalui kelompok-kelompok atau koperasi, sehingga muncul cluster-cluster baru peningkatan perekonomian desa,” ujarnya.
“ Kita harus optimis dalam menurunkan angka kemiskinan juga angka stunting karena rumah tangga- rumah tangga sudah memenuhi gizinya sesuai pola pangan harapan, sehingga 2023 pola massif gerakan ini selalu diawasi, angka kemiskinan kita bisa dibawah satu digit. Mari kita sebagai warga memulai dari diri sendiri dan mengajak lingkungan untuk berbudidaya dan menghasilkan sendiri dengan memanfaatkan pekarangan baik sempit maupun luas untuk menghasilkan sendiri dan merubah mindset dari pembeli menjadi penjual,” tutupnya.
Penulis : jati
Sumber foto : koleksi pribadi