PALEMBANG SONORA Pelaku usaha kecil menengah (ukm) dan industri kecil menengah (ikm) di Provinsi Sumatera Selatan dinilai memiliki keahlian dan tenaga, namun masih kurang dalam hal sarana untuk memasarkan produknya.
Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H. Herman Deru menyampaikan hal itu dalam kegiatan launching Sriwijaya Great Sale 2020, Jumat (14/8), di Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang.
Menurut Herman Deru, memfasilitasi ukm dan ikm adalah tugas instansi-instansi terkait.
“Ini tugas, PHRI berbuat, kelompok-kelompok seperti IMA dan lain-lain berbuat, memfasilitasi ini,” ujar Herman Deru, dalam video yang diunggah akun instagram @humasprovsumsel.
Herman Deru meyakini, slogan Sumsel Maju untuk Semua dan Sumsel Tangguh, pasti akan terlaksana berkat perbuatan-perbuatan yang diridai Allah subhanahu wa taala.
Menurut Herman Deru, keterlibatan pelaku usaha, dari skala kecil hingga besar, di Sriwijaya Great Sale, menjadi tanda bahwa masyarakat Sumatera Selatan memiliki kepedulian untuk berbagi.
“Meskipun dengan kemampuan yang pas-pasan, dari pedagang-pedagang kuliner sampai dengan mal-mal besar, serta potongan sampai dengan harga yang 70 persen, ini menandakan bahwa orang Sumsel ini, punya perhatian juga untuk berbagi,” ungkap pria yang mulai menjabat sebagai Gubernur Provinsi Sumatera Selatan sejak tahun 2018 lalu tersebut.
Tapi, lanjut Herman Deru, perhatian masyarakat tadi membutuhkan tempat dan aturan.
Menurut Herman Deru, Sriwijaya Great Sale, bahkan bisa dilakukan setiap bulan, bila para pelaku usahanya menyanggupi.
“Saya akan membukanya juga,” ujar mantan Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dua periode tersebut.
Herman Deru melihat, program Sriwijaya Great Sale adalah sebuah perbuatan baik. Kebaikan yang diberikan, tidak memerlukan jadwal sama sekali.
“Setiap saat kita bisa berbuat baik,” ungkap suami dari Febrita Lustia tersebut.
Oleh karena itu, sambung Herman Deru, dirinya meminta kepada seluruh organisasi perangkat daerah (opd) dan instansi vertikal yang terkait untuk memberikan kemudahan bagi penyelenggaraan acara seperti ini.
Lebih lanjut Herman Deru mengungkapkan, menyentuh ukm dan ikm tidak bisa satu aspek saja, melainkan harus komprehensif.
Pembukaan acara Sriwijaya Great Sale 2020 diresmikan oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, dan ditandai dengan penekanan finger print bersama Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan Febrita Lustia Herman Deru, Ketua Panitia Penyelenggara Herlan Asfiudin, serta para pihak yang terlibat.
Penulis: Bovend
Sumber Foto: Humas Provinsi Sumatera Selatan
