PALEMBANG SONORA – Kabar duka datang dari Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, sosok ibunda tercinta, Hj Kordiah Binti Ahmad Timbul meninggal dunia pada kamis malam pukul 21.15 di RSMH kota Palembang.
Dilansir dari sripoku.com Jum’at (13/08) Almarhumah Hj Kordiah memang sudah sejak lama sakit karena faktor usia.
Sumarni (63), tetangga depan rumah rumah Hj Kordiah mengungkapkan Almarhumah semenjak sakit ibunda Mendari Tito Karnavian sudah jarang keluar rumah.
Sebelum sang ibunda meninggal dunia, Mantan Kapolri tersebut langsung datang membawa ibunya ke rumah sakit Muhammad Hoesin Palembang.
Semasa hidupnya Hj Kordiah merupakan seorang mantan Bidan.
Mengutip dalam sebuah wawancara dengan Tribunsumsel.com beberapa waktu lalu. Hj Kordiah sempat bercerita mengenai kehidupan sang anak Tito Karnavian semasa kecil.
Tito Karnavian dimata dulu adalah anak yang suka sekolah bermain dan belajar.
Diakuinya anak nomor duanya ini memang lebih cepat tanggap, selalu fokus setiap mendengarkan penjelasan guru di kelas.
Tito selalu mendapat peringkat satu setiap di kelas. Atas prestasi ini, beberapa guru-gurunya sengaja mendatangi rumahnya dan bertemu Kordiah.
Menanyakan bagaimana cara mendidik anak sehingga bisa pintar. Setelah menamatkan sekolah di SMA Negeri 2 Palembang, Tito Karnavian melanjutkan rencana sekolah ke Jakarta.
Tito Karnavian memilih mengikuti tes Hubungan Internasional dan Kedokteran Universitas Indonesia. Kebanggan Kordiah makin jelas saat mengungkapkan kehidupan anaknya yang dinilainya hebat.
Karena pandai, hasil semua tes yang diikutinya dinyatakan lulus. Kordiah menyarankan Tito untuk mengambil kuliah Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
“Saya kan bidan, makanya saya sarankan ambil kedokteran. Tetapi dia (Tito) berkata nanti ibu keluar uang banyak untuk biaya. Tito tidak mau dia jadi beban,” ujar Kordiah.
Tito Karnavian pun akhirnya memilih melanjutkan pendidikan AKABRI pada tahun 1987 karena gratis sehingga tidak membebankan biaya orang tuanya.
Pilihan ini tidak salah, Tito Karnavian mendapat penghargaan Adi Makayasa sebagai lulusan terbaik.
Pada tahun tahun 1993, Tito Karnavian menyelesaikan pendidikan di Universitas Exeter di Inggris dan meraih gelar MA dalam bidang Police Studies.
Tito Karnavian juga berhasil menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) di Jakarta tahun 1996 dan meraih Strata 1 dalam bidang Police Studies.
Penulis : Fernando Oktareza
Sumber Foto : tribunsumsel.com
