Site icon Sonora FM Palembang

Integrasikan Layanan Spesialis hingga Rehabilitasi, Siloam Sriwijaya Kembangkan Fasilitas Rawat Jalan

Penguatan sistem kesehatan nasional mendorong penyediaan layanan kesehatan yang terintegrasi dan berkesinambungan, mulai dari upaya promotif dan preventif, deteksi dini, diagnosis, pengobatan, hingga tindak lanjut terapi. Kebutuhan tersebut menjadi perhatian penting di Kota Palembang yang memiliki jumlah penduduk sekitar 1,74 juta jiwa pada 2026 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Untuk mendukung kebutuhan masyarakat, Siloam Sriwijaya Palembang mengembangkan Pusat Layanan Rawat Jalan Terpadu seluas sekitar 4.236 meter persegi. Fasilitas ini dirancang untuk mengintegrasikan layanan poliklinik spesialis, Medical Check-Up (MCU), dan Rehabilitasi Medik dalam satu area pelayanan.

Pembangunan fasilitas tersebut dimulai melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) pada 28 November 2025 dan ditargetkan rampung pada akhir 2026. Kehadirannya diharapkan dapat mempermudah akses pasien terhadap pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter spesialis, hingga terapi dan rehabilitasi sesuai kebutuhan medis.

Pusat Layanan Rawat Jalan Terpadu dirancang untuk menghadirkan sejumlah layanan spesialis, antara lain Poli Kandungan, Poli Bedah yang mencakup bedah digestif, urologi, ortopedi, dan bedah umum, serta Poli Jantung dan Pembuluh Darah, Poli Saraf, dan layanan Nyeri.

Integrasi tersebut diharapkan dapat mendukung koordinasi antardokter spesialis ketika pasien membutuhkan pemeriksaan lanjutan atau evaluasi dari bidang medis lain.

Fasilitas ini juga akan dilengkapi area khusus MCU untuk mendukung pemeriksaan kesehatan berkala bagi individu maupun perusahaan. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan perlunya evaluasi lebih lanjut, pasien dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis sesuai indikasi medis.

Sementara itu, layanan Rehabilitasi Medik dipersiapkan untuk membantu proses terapi dan pemulihan fungsi pada pasien dewasa maupun anak, termasuk setelah menjalani tindakan medis. Program rehabilitasi akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien.

Executive Director Siloam Sriwijaya Palembang, Andry Sjamsu, EMBA, MARS, M.M., mengatakan pengembangan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya rumah sakit untuk meningkatkan kenyamanan dan keterpaduan pelayanan rawat jalan.

“Pusat Layanan Rawat Jalan Terpadu ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan pengalaman rawat jalan yang semakin nyaman, terintegrasi, dan sesuai dengan kebutuhan pasien. Dengan menghubungkan layanan konsultasi dokter spesialis, Medical Check-Up, hingga Rehabilitasi Medik dalam satu area, kami berharap masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif, dengan alur pemeriksaan dan tindak lanjut yang lebih terarah,” ujar Andry.

Dari sisi operasional, pengembangan fasilitas ini juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi ant tenaga medis selama pasien menjalani pemeriksaan hingga proses pemulihan.

Hospital Director Siloam Sriwijaya Palembang, Ns. Benedikta Betty Bawaningtyas, S.Kep., M.M., FISQua, mengatakan perencanaan fasilitas mempertimbangkan kebutuhan pasien sejak kunjungan awal hingga tahapan pemeriksaan dan pemulihan.

“Pengembangan fasilitas ini kami persiapkan dengan mempertimbangkan kebutuhan pasien sejak pertama datang hingga menjalani tahapan pemeriksaan dan pemulihan. Melalui layanan yang lebih terintegrasi, kami ingin memperkuat koordinasi antartenaga medis agar setiap tahapan pemeriksaan, konsultasi, hingga rehabilitasi dapat berjalan lebih terarah, dengan penanganan yang tepat sesuai kebutuhan medis masing-masing pasien,” ujarnya.

Selain pusat layanan rawat jalan, pengembangan tersebut merupakan bagian dari upaya Siloam Sriwijaya Palembang dalam memperkuat kapasitas pelayanan, termasuk melalui perluasan kapasitas rawat inap, kamar operasi, dan fasilitas penunjang medis.

Melalui pengembangan ini, Siloam Sriwijaya Palembang berharap integrasi layanan dapat membantu pasien memperoleh pemeriksaan dan tindak lanjut medis yang sesuai dengan kondisinya. Koordinasi antartenaga medis serta dukungan dokter spesialis diharapkan turut memberikan pengalaman pelayanan yang lebih terarah bagi pasien dan keluarga.

Exit mobile version