Site icon Sonora FM Palembang

Ketua AJI : “ Pers Harus Profesional !”

Palembang Sonora –  Seorang jurnalis diikat dengan kode etik jurnalistik, mereka tidak boleh punya itikad buruk dalam menghasilkan karya jurnalistiknya. Dimulai dari niatnya untuk kepentingan public, public harus tahu dan mendapat pengetahuan, serta terhibur.

“ jurnalis harus menjadi kontrol social masyarakat dan bukan dengan itikad buruk seperti memeras, mengintimidasi,” ujar Prawira Maulana Ketua AJI Palembang dalam acara The Voice of People (07/04/2021) dengan tema Hentikan Kekerasan terhadap Jurnalis.

Ia mengatakan jika masyarakat keberatan dengan karya jurnalis, maka mereka bisa mengadukannya langsung ke Dewan Pers. Mereka akan mereview apakah perkara ini masuk perkara pers atau tidak. Bila masuk akan diteliti dimana letak kesalahannya, dan bila tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik maka akan mendapatkan hukuman.

“ bila bukan karya jurnalistik akan diselesaikan secara pidana, tapi semua karya jurnalistik akan diselesaikan lewat dewan pers, sesuai undang – undang, bukan lewat ITE atau KUHP,” ucapnya.

Ia menjelaskan seorang jurnalis yang professional apabila ada produk jurnalistik yang dihasilkan.

“ bukan CNN ( Cuma nanya – nanya) tapi beritanya tidak ada. Ada macam – macam sebutan wartawan bodrek, abal -abal. Fenomena ini sudah lama, wartawan sebelum membuat kerja jurnalistik harus memperkenalkan diri kepada narasumber dengan benar,” ujarnya.

Ia menambahkan perusahaan pers yang legal bisa dilihat dari izin yang dikeluarkan oleh dewan pers serta dari materi – materi jurnalistik yang dihasilkan.

“ saat seorang wartawan ada niat buruk kelihatan saat wawancara, bila keberatan silahkan mengadu ke dewan pers. Sekarang sudah online pengaduan cepat ditanggapi, satu minggu sudah ada hasilnya. Perusahaan pers pun juga wajib menanggapi, bila salah ada hak ralat,” ujarnya.

AJI (aliansi jurnalis indepen) Palembang memiliki 59 anggota, memiliki visi misi antara lain kebebasan pers, profesionalisme, dan kesejahteraan pers. Kegiatan yang dilakukan antara lain upgrading skill, pelatihan workshop UKJ ( uji kompetensi jurnalis) dan sertifikasi jurnalis. Anggotanya berasal dari jurnalis biasa dan pers kampus.

 

Penulis : Jati / endah

Sumber foto : Koleksi pribadi

Exit mobile version