Site icon Sonora FM Palembang

Ketua IDI : “ Sebelum Tarik Paksa Jenazah PDP, Galilah Informasi ! “

SONORA PALEMBANG – Menanggapi adanya pengambilan paksa jenazah yang diduga covid oleh pihak keluarga dan menolak pemakaman sesuai protocol covid, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Palembang, Dr. dr. Zulkhair Ali, SpPD, KGH, FINASIM, kepada Sonora mengatakan bahwa hal ini terjadi karena masyarakat kurang mendapatkan informasi.

“ tapi yang ingin disampaikan, pengertian kepada masyarakat agar ini tidak terjadi lagi, contoh kejadian di Manado, pasien PDP dikuburkan secara normal, beberapa hari kemudian, keluar hasil swabnya, bahwa dia positif,  maka satu kampung harus dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kurangnya informasi dari rumah sakit, mulai dari proses perjalanan penyakit pasien, tidak jarang pasien masuk ke rumah sakit dengan keadaan struk, ia meminta agar masyarakat mencari informasi sebanyak banyaknya, sebelum menarik paksa keluarga pasien yang meninggal.

“ carilah petugas, apa dasar menetapkan sebagai covid, bagi tenaga kesehatan dokter atau perawat, kadang pasien meninggal pada malam hari dan tidak ada dokter, maka perawatlah yang harus meninformasikan kepada keluarga pasien, bagaimana kondisinya, kalau perlu data dibuka, sehingga pasien percaya bahwa ini adalah PDP,” ujarnya.

Ia juga mengatakan hal seperti ini, jangan sampai masuk ke ranah hukum, karena tidak elok seandainya orang yang sedang berbela sungkawa harus berurusan dengan hukum./jt

 

Penulis : Jati Sasongko

Sumber foto : google

Exit mobile version