PALEMBANG SONORA Meski Idul Adha 1441 Hijriah dirayakan dalam suasana pandemi covid-19, namun hal tersebut tidak mengurangi esensi dari perayaan Idul Adha tersebut.
Hal ini merupakan isi dari sambutan Wali Kota Palembang H. Harnojoyo, yang dibacakan oleh Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Masyarakat, Herly Kurniawan, Senin (3/8).
Herly membacakan sambutan Wali Kota Palembang tersebut, saat menghadiri pembukaan Pembagian Paket Gizi Mustahik (Daging Hewan Kurban) dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah /2020 Masehi bersama Badan Amil
Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palembang.
Dalam sambutannya, Harnojoyo mengungkapkan, Idul Adha dimaknai dengan keteladanan nabi Ibrahim yang mampu mentransformasikan pesan keagamaan ke aksi nyata perjuangan kemanusiaan.
Menurutnya, Idul Adha harus dimaknai sebagai pesan simbolik agama, yang menunjukkan ketakwaan, keikhlasan, dan kepasrahan seorang nabi Ibrahim kepada sang Pencipta, yaitu Allah subhanahu wa taala.
Kegiatan pembagian Paket Gizi Mustahik (daging hewan kurban) ini, lanjutnya, merupakan program dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palembang.
Dikatakannya, bantuan dan kepedulian tersebut, diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu, yaitu fakir miskin atau kaum duafa, dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat kota Palembang.
Ia mengungkapkan, ibadah kurban mempunyai nilai ketauhidan yang cukup mendalam.
“Hanya saja, di zaman modern ini, tentu bentuk ibadah kurban tidaklah berupa hewan ternak,” ujarnya.
Menurutnya, Paket Gizi Mustahik (daging hewan kurban) tersebut, nantinya akan dibagikan kepada masyarakat Kota Palembang yang kurang mampu, sebagai wujud Habluminannas.
Selain itu, sambungnya, ibadah kurban juga bertujuan untuk menjaga fitrah umat Islam agar tetap suci, serta memberikan dorongan dan motivasi kepada yang lainnya untuk bekerja dengan lebih giat, sehingga dapat menunaikan ibadah kurban pada kesempatan berikutnya.
“Sehingga, kota Palembang yang kita cintai ini, akan selalu menjadi kota Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Harnojoyo berharap, daging hewan kurban yang dibagikan kepada masyarakat kurang mampu tersebut, dapat bermanfaat.
Ia juga berpesan kepada BAZNAS Kota Palembang. Menurutnya, pengelolaan dana zakat dan infak, yang telah dilakukan dengan baik selama ini akan terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya.
“Sehingga masyarakat yang dibantu, diharapkan pada gilirannya dapat memberikan zakat dan infaknya,” pungkasnya.
Penulis: Bovend
Sumber Foto: Koleksi Pribadi
