
“ Internal juga mengerahkan alat dan personil dibeberapa titik, salah satunya perahu karet, pompa portable dan tentunya bersinergi dengan pihak-pihak lain. Ada BBS, kita membutuhkan pompa-pompa bila kota Palembang terjadi genangan air,” ujarnya.
Ada sebanyak 75 personil Basarnas dan sudah ditempatkan dibeberapa titik di Sumsel, seperti di Musirawas, Oku Timur, Pagar alam dan di Palembang. “ Satu tim ada delapan orang. Diharapkan masyarakat yang memiliki aktifitas di pesisir sungai, kondisi air yang tiba-tiba datang akibat hujan dan genangan air, agar mengurangi aktifitas di pesisir sungai. Juga yang menggunakan transportasi air agar memperhatikan alat keselamatan seperti life jacket, ring boy. Juga keluarga atau masyarakat agar anak-anaknya dijaga jangan bermain di sungai karena sungai dapat meluap tiba-tiba,” tukasnya.
Basarnas tidak bisa bekerja sendiri, ada unsur potensi sar yang terdiri dari TNI, Polri, Pemda, BUMD dan masyarakat. semua unsur potensi sar akan bergerak bila diperlukan. “ Basarnas Sumsel adalah milik masyarakat Sumsel, tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. keselamatan milik bersama, masyarakat membiasakan yang benar sehingga keselamatan bisa terjaga,” tutupnya.
Penulis : jati
Sumber foto : koleksi pribadi