Site icon Sonora FM Palembang

Luncurkan Program J3K, Gojek Tingkatkan Standar Layanan dengan Fitur Sekat Pelindung Bagi GoCar dan GoRide di Kota Palembang

PALEMBANG SONORA – Setelah meluncurkan Program Jaga Kesehatan, Kebersihan dan Keamanan atau J3K secara nasional pada tanggal 2 Juli 2020 silam, Gojek hari ini memperluas kampanye Program J3K ini ke region Sumbagsel. Program J3K ini diluncurkan untuk meningkatkan ketenangan dan kenyamanan bagi pelanggan di tengah pandemi COVID-19 saat ini. Guna membantu masyarakat beraktivitas dengan aman, Gojek memperkuat standar pelayanannya dengan menerapkan protokol kesehatan yang merujuk pada rekomendasi Kementerian Kesehatan RI dan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Peluncuran Program J3K di Palembang ini ditandai dengan penandatanganan kerjasama antara Gojek Palembang dengan Polrestabes Kota Palembang dalam pengadaan infrastruktur separator jalan, sekaligus memperkenalkan berbagai fitur kesehatan dan kebersihan di dalam armada roda empat dan roda dua Gojek di Palembang.

Erika Agustine, Vice President Regional Sumbagsel mengatakan,”J3K adalah upaya Gojek untuk membantu masyarakat memasuki adaptasi kebiasaan baru dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, kesehatan dan kebersihan. Ketiga hal ini terus menjadi fokus utama kami, salah satunya adalah melalui fitur-fitur baru dalam armada roda dua dan roda empat di armada transportasi Gojek sehingga tetap bisa membantu mobilitas masyarakat sesuai dengan protokol kesehatan. Salah satunya, adalah penggunaan sekat pelindung untuk semakin memberi rasa aman bagi konsumen selama menjalankan aktivitas di masa transisi ini.”

Kini, layanan GoCar di kota Palembang telah dilengkapi dengan fitur sekat pelindung untuk semakin memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen selama menjalani masa

transisi menuju adaptasi kebiasaan baru. Sementara itu, kendati layanan transportasi penumpang GoRide belum bisa beroperasi kembali di Palembang, Gojek juga menambahkan fitur serupa agar saat beroperasi kembali konsumen semakin merasa aman menggunakan layanan GoRide. Fasilitas yang menjadi bagian dari inovasi kesehatan Gojek ini merupakan standar baru layanan Gojek, sehingga pengguna dan mitra tidak dikenakan biaya tambahan.

Inovasi sekat pelindung ini melengkapi kesigapan Gojek menjalankan operasional layanan transportasi di kota Palermbang dan wilayah-wilayah lainnya. Sejalan dengan ketentuan Pemerintah, Gojek mewajibkan mitra driver dan penumpang menggunakan masker selama perjalanan serta menggunakan helm dengan benar; bagi mitra untuk membawa hand sanitizer dan melakukan desinfeksi kendaraan secara rutin; serta membatasi operasional GoRide di area yang ditetapkan sebagai wilayah pengendalian ketat berskala lokal.

Terkait dengan penggunaan sekat pelindung ini, hadir AKBP Yusantiyo Sandhy Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort Kota Besar Palembang, Agus Rizal, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Deny Gunawan Regional Operation Head Gojek wilayah Sumbagsel, Christina Anggreini, Regional Consumer Engagement Head Gojek Sumbagsel dan Kenn Lazuardi Syarnubi Head of Public Policy and Government Relations wilayah Sumbagsel Gojek Indonesia  untuk memperkenalkan fitur sekat pengaman ini sekaligus meluncurkan program J3K di kota Palembang.

Mengapresiasi inovasi melalui separator jalan sebagai papan informasi keselamatan serta kehati-hatian Gojek dalam menyiapkan layanan transportasi yang aman, Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Kota Palembang AKBP Yusantiyo Sandhy mengatakan, “kami menyambut baik acara ini.  Terkait himbauan-himbauan dan memberikan edukasi kepada masyarakat kita tidak bisa secara terus menerus secara lisan namun juga secara tulisan. Adanya papan tulisan himbauan keselamatan berkendara ini harapannya bisa berguna dan bermanfaat bagi masyarakat. Terkait penggunaan sekat pelindung, selain untuk memberi manfaat kepada masyarakat selama COVID-19, itu juga akan memberikan kepercayaan masyarakat kepada Gojek juga. Peranti yang disiapkan Gojek saat ini sudah mendukung kesiapan Gojek untuk sepenuhnya beroperasi kembali di masa transisi ini”

Apresiasi senada juga disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Rizal,”Sebagai aplikator, Gojek sangat serius memberikan perhatian terhadap kebersihan, keselamatan dan keamanan mitra dan konsumennya melalui penerapan fitur baru sekat pelindung ini. inovasi-inovasi seperti ini tentu sangat membantu tugas kami di lapangan untuk terus membantu pemerintah kota Palembang menekan penyebaran COVID-19 dan pada saat bersamaan menjaga aktivitas masyarakat tetap berada dalam koridor protokol kesehatan yang diberlakukan.”

Sekat pelindung pada GoRide akan diimplementasikan secara bertahap di kota-kota operasional utama di Indonesia. Selebihnya, sebanyak 15.000 sekat pelindung pada GoCar akan siap dipasang secara bertahap mulai pertengahan Juni, setelah sebelumnya terpasang pada lebih dari 1.000 armada di Jakarta dan Semarang.

Di luar penerapan sekat pelindung pada layanan transportasi, protokol kesehatan juga mencakup layanan Gojek lainnya, sebagai standar baru yang memprioritaskan keamanan, kesehatan, dan kebersihan seluruh pengguna serta mitra saat beraktivitas:

Gojek adalah aplikasi on-demand pertama di Indonesia yang menyediakan fitur keamanan ini. Pengguna dapat mengetahui suhu tubuh dan kebersihan kendaraan mitra driver saat memesan layanan transportasi GoRide dan GoCar; layanan logistik; dan pesan-antar makanan GoFood.

Pengoperasian 130 ‘Titik Posko Aman Gojek’ di 16 kota besar yang rutin memberikan layanan cek suhu tubuh, disinfeksi kendaraan, dan distribusi paket kesehatan (masker dan hand sanitizer) bagi mitra driver, termasuk di kota Palembang. Gojek adalah aplikasi on-demand dengan jumlah posko aman terbanyak di Indonesia.

Gojek mewajibkan penumpang dan mitra driver menggunakan masker selama perjalanan. Apabila ada salah satu pihak yang tidak menggunakan masker, baik mitra driver dan penumpang berhak membatalkan pemesanan dan membuat laporan di aplikasi.

Lewat aplikasi pengguna diimbau untuk menyiapkan hand sanitizer pribadi dan membawa helm SNI pribadi.

“Protokol keamanan, kesehatan dan kebersihan yang Gojek tetapkan, menyasar mitra driver maupun penumpang. Untuk itu, diperlukan kesadaran penuh bagi seluruh pihak untuk menaati protokol kesehatan, sehingga kita bisa beradaptasi melewati masa transisi ini dengan baik. Gojek selaku perusahaan teknologi berkomitmen untuk bisa terus mendukung masyarakat untuk bisa berkegiatan secara produktif, dengan pola dan aktivitas yang aman sesuai kondisi saat ini,” tutup Erika.

Exit mobile version