
“ Semua orang bisa menjadi pahlawan karena kategori pahlawan banyak. Ada pahlawan kemanusiaan, pahlawan nasional, pahlawan perintis kemerdekaan dan masih banyak lagi,” ujarnya.
Keluarga merupakan suatu lingkup yang dapat mengajarkan kita apa arti pahlawan sesungguhnya. Zaman dahulu, pahlawan adalah orang yang berjuang dan berjasa menegakkan keadilan, bahkan mereka rela berkorban nyawa sekalipun membela bangsa dan negara.
“ Itu merupakan contoh dari pahlawan kemerdekaan. Ini menjadi acuan agar kita bersyukur dan berbangga atas perjuangan mereka, sebab tanpa mereka kita tidak bisa menjadi seperti sekarang. Oleh sebab itu penting untuk terus menanamkan nilai seperti yang diajarkan pahlawan yang telah mendahului kita,” tukasnya.
Menjadi pahlawan di era saat ini salah satunya adalah menjadi warga negara yang baik, mencintai produk lokal dan harus mengimplementasikan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“ Di hari pahlawan ini kami BEM UKMC mengucapkan hari pahlawan dengan membuat template ucapan-ucapan di medsos serta memberi ucapan langsung ke dosen dan karyawan sebab mereka termasuk salah satu pahlawan di kampus,” tukasnya.
Anak-anak muda bisa menjadi pahlawan melalui prestasi yang diraih. Kaum muda diharapkan terus memperjuangkan nilai-nilai perjuangan yang pernah dilakukan oleh para pahlawan. Saat ini perjuangan bukan melawan penjajah lagi, tetapi lebih kepada mempertahankan apa yang sudah ada dengan mencintai kebudayaan dan bangsa kita sendiri.
“ Hari pahlawan diperingati setahun sekali, tetapi kita bisa menjadi pahlawan setiap hari. Menjadi pahlawan bukan predikat belaka dan jangan hanya seremoni saja, kita bisa menjadi pahlawan dengan cara peduli lingkungan kita. Menjadi generasi muda yang jujur juga merupakan salah satu cara menjadi pahlawan agar tidak merugikan bangsa kita,” tutupnya.
Penulis : jati
Sumber foto : koleksi pribadi