Palembang Sonora – Sebagai Pelopor Pameran Wisata Medis dari Malaysia dan untuk pertama kalinya MHExpo (Malaysia Healthcare Expo) dari Malaysia Healthcare Travel Council hadir pada 28 November sehingga 1 Desember 2024 di Palembang Icon Mall, Palembang, Sumatera Selatan.
Dengan menghadirkan 13 Rumah Sakit Malaysia diharapkan MHExpo menjadi platform yang tepat untuk mereka yang mencari opsi kedua layanan kesehatan di Malaysia ataupun berwisata medis hal ini diungkapkan Rahmatullah Baragau, Direktur Marketing Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) Untuk Pasar Indonesia di acara MHExpo (Malaysia Healthcare Expo) Kamis, 28 November 2024.
“Ini merupakan kali pertama kami mengadakan MH Expo 2024 di Palembang, Sumatera Selatan. Tentunya, kami berharap para wisatawan medis bisa mendapatkan informasi selengkap-lengkapnya mengenai pelayanan kesehatan dan juga wisata medis selama 4 hari expo. Malaysia Healthcare menawarkan pengalaman luar biasa untuk mereka yang ingin melakukan perawatan, kedekatan jarak, harga terjangkau dan juga wisata halal yang luar biasa’’ jelas Rahmat.
Konsul Jenderal Malaysia di Medan Tuan Shahril Nizam Abdul dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa hubungan Malaysia dan Indonesia sudah berlangsung 68 tahun. Sebagai negara tetangga, memiliki banyak kesamaan, antara lain dalam penggunaan bahasa Melayu, dan budaya serta kuliner.
Dalam pariwisata Shahril Nizam, mengungkapkan bahwa sampai bulan Oktober 2024 dia melihat ada peningkatan kunjungan wisatawan Indonesia ke Malaysia sekitar 700 ribuan dengan kunjungan itu diperkirakan ada 60 persen kunjungan wisatawan kesehatan dari Sumatera.
Shahril mengatakan bahwasannya Rumah Sakit Malaysia diharapkan tidak dilihat sebagai pesaing akan tetapi bagaimana sebagai bagian untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
“Kami tetap berkomitmen untuk memastikan akses layanan kesehatan berkualitas tinggi bagi komunitas di Asia Tenggara. Pengobatan di Malaysia bersifat transparan dari sisi biaya dari awal hingga berakhirnya pengobatan, dengan mendekatkan perawatan lebih pada kebutuhan para pasien,” ujar Shahril .
