Site icon Sonora FM Palembang

Mengapa PPKM di Palembang Diperpanjang ?, Berikut Penjelasannya

Palembang Sonora – Pemberlakuan PPKM mengikuti aturan mendagri. Ada 5 unsur pemberlaukan PPKM ; kasus aktif, kematian, kesembuhan, positifity rate dan keterisian tempat tidur.

“ Palembang masuk daftar itu,” ujar DR. Iche Andriany Liberty, SKM, M.Kes, Epidemiologi Universitas Sriwijaya (Unsri) saat di wawancarai Sonora (22/07/2021).

Ia menambahkan pada tanggal 21 Juli 2021, berdasarkan pemantauan satgas covid-19, Palembang, Lahat, Muaraenim, Prabumulih, Mura, OKI, Banyuasin, Lubuk Linggau masuk dalam zona merah, sisanya oranye. Angka konfirmasi disumsel 38.367, angka kesembuhan 78,65%, meninggal 4,57%. Pertambahan kasus harian per 21 Juli adalah 450, bahkan pernah mencapai 1000 kasus perhari.

“ Ini dasar pengetatan mobilitias masyarakat masih diperlukan,” tukasnya.

Selain itu assessment situasi, level transmisi dan kapasitas respon disumsel. Level transmisi level 3 dan kapasitas terbatas. “ Hati-hati untuk Mura, Prabumulih, Palembang dan Lubuk Linggau, transmisi komunitas sudah level 4 dan kapasitas respon terbatas. Kabupaten lain juga meningkatkan upaya-upaya. Masyarakat juga patuh terhadap PPKM dan menjalankan kebijakan yang diberikan pemerintah propinsi dan daerah. Dilini kesehatan tingkatkan tracing, testing dan kepatuhan isolasi mandiri,”ujarnya.

Ia mengatakan masih terlalu dini menilai efektif tidaknya PPKM karena masa inkubasi covid-19 14 hari. Efeknya bisa dilihat satu minggu kedepan. Harapannya ada perbaikan selain mobilitas masyarakat mulai turun namun disiplin prokes dan yang tidak kalah penting adalah penguatan survilence tracing dan testing.

“ Yang lemah tracing dan testing. Untuk isolasi mandiri dirumah sudah sangat banyak di sumsel. Dari 6349 kasus aktif 5545 adalah isolasi mandiri. Bila dirumah tidak memungkinkan isolasi mandiri karena ada kelompok rentan maka sebaiknya isolasi mandiri terpusat di Jakabaring dan Asrama Haji. Jangan diam saja dan tidak menghubungi faskes, ini membantu melandaikan kurva. Tracing dan testing masyarakat juga harus berpartisipasi membuka diri dan jujur kepada petugas,” tukasnya.

Ia menambahkan saat ini sudah sulit diungkap klusternya dari mana, tapi paling tidak tahu keluarga, saling tular menular. Silaturahmi tetangga, teman, kerabat,  teman kerja merupakan titik lengah. Seringkali lalai karena merasa nyaman, aman dengan tetangga, teman sejawat.

“ Mohon hati-hati apalagi ada anak dan orang tua. Semoga kita semua terhindar dari covid-19, bisa melewati pandemic, tidak ada korban jiwa, kasus semakin berkurang, tetap disiplin, bila tidak urgen tetap dirumah saja. Bila ada kepentingan, disiplin prokes ditingkatkan lagi, memakai masker 2 lapis dan faceshield digunakan karena penularan sudah sangat luar biasa. Dukung juga permerintah dengan segela kebijakannya,” tukasnya.

 

Penulis : jati

Sumber foto : koleksi pribadi

Exit mobile version