Palembang Sonora – Kini sudah memasuki musim Haji 1445 H / 2024 M, Apa dalil Haji ?, Ustadz H. Kms. Muhammad Ali, Pimpinan Pondok Pesantren Asma Ulhusna menjelaskannya kepada Sonora (11/05/2024).
“ Banyak amaliyah yang diperintahkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya di bulan zulhijjah, salah satu amaliyah yang paling afdol adalah Berhaji. Panggilan Berhaji ada sejak dalam kandungan ibu bapak kita,” ujarnya.
Dalil yang kedua adalah Al-Qur’an. Tujuan beribadah Haji dan Umroh adalah karena Allah SWT. Berhaji disyariatkan dalam Al-Qur-an dan disampaikan oleh Rasul bahwa Haji adalah rukun islam yang kelima.
Daftar antrian Haji di Indonesia cukup lama antara 15 hingga 20 tahun, namun melaksanakan ibadah Haji ketika ada Gerakan untuk mendaftar. Ketika sudah mendaftar maka akan dicatat oleh Allah SWT.
Mmeskipun tidak sampai berhaji, disela-sela pendaftaran bila ada rejeki bisa ibadah umroh atau haji plus, daftar antriannya lebih singkat hanya lima tahun saja namun dengan biaya yang lebih besar dari haji regular.
Ibadah Haji adalah ibadah fisik, waktu-waktunya sangat berat. Bila ada kesempatan saat muda sebaiknya pergi berhaji. Ibadah Haji memiliki kewajiban manasik atau belajar, memaknai filosofi kehidupan akan kegigihan Ibunda Siti Hajar mencari air untuk anaknya Nabi Ismail yang sekarang dikenal sebagai sumur zam zam.
“ Haji atau Umroh bukanlah tamasya tapi ibadah. Bila ada kesempatan ambil dan dapatkan predikat Haji mabrur,” pungkasnya.
