PALEMBANG SONORA – Secara terminologi, pasien dalam pengawasan (pdp) adalah orang dalam pemantauan (odp) yang sakit, dengan gejala mengarah ke influenza sedang atau berat seperti batuk, flu, demam, dan gangguan pernapasan.
Seperti apa penanganan pasien dalam pengawasan (pdp) yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin?
Dalam sebuah kegiatan live talkshow yang diselenggarakan radio Sonora, beberapa waktu lalu, Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, selain perawatan di kamar, pdp juga dapat melakukan isolasi di lokasi yang memiliki konsep perkemahan.
Hal ini, lanjut Dodi, merupakan salah satu terapi alternatif holistik, yang bisa meningkatkan imunitas tubuh pasien.
Menurut Dodi, dengan perawatan outdoor, pasien dalam pengawasan tadi diharapkan bisa cepat sembuh, dan mengurangi biaya perawatan pasien.
Kapasitas rumah sakit yang mereka tinggalkan, lanjut Dodi, bisa dipakai oleh pasien lain.
“Artinya, bisa ada penambahan kapasitas dari yang bisa kita pakai,” ujarnya.
Dodi melihat, hal ini menjadi semangat bagi tenaga medis yang bertugas di RSUD Sekayu, RSUD Bayung Lencir, dan RSUD Sungai Lilin.
“Kami ada tiga rumah sakit,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, pasien dalam pengawasan juga mendapatkan perlakuan humanis.
“Karena kami yakin bahwa yang kami perangi itu bukan pasiennya. Yang kami jauhi itu bukan pasiennya, tapi virusnya yang kami perangi,” pungkasnya.
Penulis : Bovend
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
