
“ Yang ikut serta banyak karena berkolaborasi. Missal yang membangun PSU dibantu dari kementrian PU, pemprov membuka jalan akses, juga bekerjasama dengan Pihak ketiga untuk solar cellnya, serta pembangunan water treatment plan,” ujarnya.
Pembangunannya akan berkesinambungan, karena banyak masyarakat yang belum punya rumah. Bila hamparan yang satu selesai maka akan membuka hamparan baru. Konsepnya menerapkan housing queue, antrian rumah, pendataan yang tersistem untuk menilai masyarakat yang belum punya rumah, akan antri agar tujuannya teracapai.
‘ Pemerintah mencoba hadir memenuhi kebutuhan rumah masyarakat. Masyarakat tetap harus bersabar karena ada antrian. Pemerintah memfasilitasi masyarakat non fix income agar punya akses ke bank sehingga bisa membeli rumah baik difasilitasi melalui koperasi, jamkrida sebagai jaminan agar bank dapat mengucurkan dana untuk pembangunan rumah bagi masyarakat non formal,” tutupnya.
Penulis : jati
Sumber foto : koleksi pribadi