Site icon Sonora FM Palembang

Pemprov Sumsel Kembangkan GSMP sebagai Ekosistem Pangan Berkelanjutan

Palembang Sonora – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mendorong penguatan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) agar pelaksanaannya semakin terarah dan terukur. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Penguatan GSMP menjadi salah satu pembahasan dalam kegiatan Ngopi Bareng GSMP yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Senin, 14 September 2026.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang mengatakan, GSMP yang telah berjalan sejak 2021 menunjukkan hasil berkat keterlibatan berbagai pihak. Meski demikian, evaluasi tetap diperlukan agar pelaksanaan program ke depan dapat memberikan manfaat yang lebih terukur.

“GSMP sudah berjalan dari 2021 dan sudah memberikan hasil. Kita bersyukur berbagai pihak telah menjalankan GSMP. Ke depan, kita berpikir agar GSMP lebih terarah dan terukur,” ujar Cik Ujang.

Cik Ujang menyebut pengembangan GSMP perlu melibatkan berbagai sektor, termasuk kalangan akademisi di bidang pertanian. Perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan masukan dan rekomendasi untuk mendorong peningkatan produktivitas pangan di Sumatera Selatan.

Menurutnya, lahan rawa juga menjadi salah satu potensi yang perlu mendapatkan perhatian dalam pengembangan program. Optimalisasi lahan rawa dinilai dapat membuka peluang bagi kegiatan pertanian yang produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Selain untuk mendukung produktivitas pertanian, pengelolaan lahan rawa secara optimal juga dinilai dapat membantu mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan. Pengelolaan kawasan yang baik diharapkan dapat mencegah lahan menjadi tidak produktif sekaligus mengurangi potensi terjadinya kebakaran.

Sejak diperkenalkan, GSMP mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah serta sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar untuk memenuhi kebutuhan pangan. Program tersebut juga diarahkan untuk mendorong perubahan pola masyarakat dari konsumtif menjadi lebih mandiri dan produktif.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono mengatakan GSMP masih memiliki ruang untuk dikembangkan melalui pembentukan ekosistem rantai pasok pangan. Menurutnya, penguatan ekosistem tersebut dapat memperluas manfaat program bagi masyarakat.

“GSMP yang mulanya program untuk mengubah pola pikir masyarakat kini bertransformasi menjadi ekosistem rantai pasok yang lebih menyeluruh dan sistematis untuk pengendalian inflasi melalui ketahanan pangan,” jelas Bambang.

Bambang mengatakan pengembangan GSMP juga dapat berkontribusi terhadap upaya pengendalian inflasi daerah. Di sisi lain, program tersebut dinilai berpotensi memperkuat ketersediaan pangan yang dapat mendukung pelaksanaan Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis.

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Sumatera Selatan bersama Bank Indonesia turut mengukuhkan Forum Kemitraan Sinergi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan. Forum tersebut dibentuk untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam pelaksanaan GSMP.

Selain forum kemitraan, kegiatan itu juga menjadi momentum pembentukan Tim Pendampingan Terpadu GSMP. Tim tersebut akan memberikan pendampingan untuk memastikan pelaksanaan program dapat berjalan secara berkelanjutan di lapangan.

 

Penulis : Bayu Prabowo

Sumber Foto : Koleksi Pribadi

Exit mobile version