Site icon Sonora FM Palembang

Pemprov Sumsel Peduli Biaya Pendidikan Bagi Mahasiswa Kurang Mampu

PALEMBANG  SONORA Kemampuan ekonomi masyarakat mengalami penurunan yang signifikan akibat pandemi covid-19. Tidak sedikit orang tua yang merasa kesulitan untuk membayar biaya pendidikan anak-anaknya.

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H. Herman Deru memiliki kepedulian terhadap mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, yaitu dengan Program Bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Herman Deru mengatakan, proses untuk mempersiapkan Program Gubernur Provinsi Sumatera Selatan berupa pemberian bantuan uang kuliah tunggal (ukt) bagi mahasiswa terdampak covid-19 memakan waktu yang tidak singkat.

Menurut Herman Deru, realisasi bantuan uang kuliah tunggal (ukt) tersebut, tidak lepas dari usaha yang dilakukan oleh seluruh perguruan tinggi, baik yang negeri atau swasta, yang mau membantu program ini.

“Begitu panjang prosesnya. Tapi, tentu, ini berkat kerja keras dari seluruh perguruan tinggi, negeri maupun swasta,” ujar Herman Deru, saat memberikan sambutan di acara Penyerahan Bantuan Uang Kuliah Tunggal Kepada Mahasiswa Kurang Mampu Terdampak Covid-19 di Auditorium Bina Praja Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (7/8).

Tanpa bantuan pendataan oleh pihak perguruan tinggi, lanjut Herman Deru, tidak mudah bagi pemerintah provinsi untuk menemukan mahasiswa yang memenuhi kriteria untuk dibantu.

“Tanpa bantuan perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk pendataannya, tentu ini adalah sesuatu yang tidak gampang bagi pemerintah provinsi untuk mendeteksi mahasiswa yang non dtks tapi terdampak covid-19,” ungkap gubernur yang dilantik pada tahun 2018 lalu tersebut.

Herman Deru menilai, lebih mudah bagi pemerintah untuk mencari mahasiswa yang masuk ke dalam data terpadu kesejahteraan sosial (dtks).

“Tapi, yang non dtks, pasti setiap perguruan tinggi yang bisa sangat tahu. Itu, saya merasa sangat terbantu. Terima kasih untuk seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta di Sumatera Selatan,” ujar mantan Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur 2 periode tersebut.

Hal berikutnya, sambung Herman Deru, adalah ucapan terima kasih untuk bantuan dari pihak perguruan tinggi dalam memproses data mahasiswa, setelah dipotong dengan bantuan uang kuliah tunggal (ukt) yang diberikan untuk pembayaran semester ganjil dan genap.

“Sementara semester ganjil sudah berjalan. Jadi, terima kasih juga kepada perguruan tinggi yang sudah memasukkan data mahasiswa itu, dipotong dengan bantuan yang disalurkan pada hari ini,” ungkap suami dari Febrita Lustia tersebut.

Menurut Herman Deru, jumlah bantuan yang pihaknya berikan tidak banyak. Tapi, inilah yang disebut dengan stimulan.

Herman Deru melihat, ada banyak makna dari stimulan yang diberikan oleh pemerintah provinsi Sumatera Selatan. Hal ini, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap dampak covid-19 yang dirasakan oleh masyarakat kurang mampu.

“Tapi, yang paling pokok, adalah agar anak-anak kita, para mahasiswa tahu bahwa pemerintah provinsi Sumatera Selatan tidak tinggal diam melihat kondisi ini,” ujarnya, dalam video yang diunggah akun instagram @humasprovsumsel.

 

Penulis: Bovend

Sumber Foto: Humas Provinsi Sumatera Selatan

Exit mobile version