
“ Seleksinya di bulan Maret. Latihan, kemudian dipilih yang terbaik oleh pelatih dan Pembina, dikirim untuk seleksi propinsi,” ujarnya.
Dirinya mewakili Kabupaten OKU di tingkat propinsi. “ Senang, bersyukur, terima kasih untuk semua yang sudah mendukung dan mendoakan,” tukasnya.
Seleksi yang dilakukan meliputi seleksi phisik, jasmani, psikotes, pengetahuan wawasan kebangsaan, tes kesehatan, postur badan dan baris berbaris. “ Yang menantang di jasmani karena lintasannya di OKU dan di propinsi berbeda. Di propinsi terbuat dari karet, jadi lebih susah,” ujarnya.
Selama pandemic latihan dipersingkat dan tidak boleh ada pembagian makanan. Menjaga jarak, dan memakai masker. Dirinya dipersiapkan untuk membawa baki bendera pusaka nantinya. “ Sudah dilatih untuk mengusung baki. Harapannya semoga kedepan ada yang lebih baik, mewakili Sumsel ada yang mengusung baki,” tukasnya.
Untuk membawa baki ada beberapa kriteria yang dinilai antara lain penampilan, kepribadian, pembawaan, cara mengungkapkan pendapat, kekuatan tangan dan mental. Rencanya esok hari dirinya dan pelatih akan berangkat ke Jakarta. “ Untuk yang lain tetap semangat, berjuang dengan sungguh-sungguh, jadikan kekurangan sebagai kelebihan dan jadikan masa lalu sebagai pelajaran,” ujarnya.
Penulis : Jati
Sumber foto : koleksi pribadi