SONORA PALEMBANG – Ada 7 kabupaten / kota di Sumsel yang akan menggelar pilkada serentak 2020. Adapun 7 Kabupaten / kota tersebut adalah Oku, Okut, OI, Muratara, Mura dan Pali. Kabag BIN OPS Dit Binmas Polda Sumsel, Kompol. Irwanto, Sik, MH kepada Sonora (26/10/2020) mengatakan bahwa pilkada 2020 menjadi sejarah tersendiri, karena harus menjalaninya dalam situasi pandemi covid 19.
” sebelumnya pilkada memiliki moto pilkada aman, damai, sekarang ada cluenya pilkada aman, damai, sehat. Pilkada aman terjamin rasa keamanan, tidak ada bahaya. Damai artinya situasi tanpa kekerasan, situasi yang saling menghargai dan toleransi. Yang baru sehat, segala sesuatunya baik fisik, mental maupun spiritual terjamin kesehatannya,” ujarnya.
ia menambahkan bahwa clue sehat diatur dalam PKPU no.6 tahun 2020.
” pilkada tahun ini dilaksanakan berbeda dari tahun – tahun sebelumnya. Ada beberapa kegiatan yang dilarang, yaitu : melarang pengumpulan masa dalam jumlah yang banyak, larangan kegiatan pengumpulan massa dalam jumlah yang banyak, larangan kegiatan rapat umum, budaya, olahraga, perlombaan, kegiatan sosial, hanya bersifat pertemuan pertemuan terbatas, dilarang melibatkan anak – anak serta ibu hamil dan lansia saat kampanye, dilarang melanggar ketentuan protokol kesehatan,” imbuhnya.
ia mengatakan menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan harus dipatuhi dalam pilkada 9 Desember, terutama saat berada di TPS.
” di TPS tempat berkumpulnya orang, disini kepolisian bersama stake holder terkait, panwaslu TNI, pemerintahan menciptakan TPS yang sesuai, aman, damai dan sehat. TPS harus menyediakan tempat cuci tangan, tidak menyiapkan tempat duduk, sehingga tidak perlu menunggu, jaga jarak, pembagian waktu sehingga tidak terjadi kerumunan massa diwaktu yang sama. Jangan sampai terjadi cluster baru, cluster TPS,” ujarnya.
ia berharap seluruh masyarakat bisa berpartisipasi di 7 kabupaten / kota, menyumbang suara, berkontribusi dalam pembangunan daerah dan melaksanakan pemungutan suara dengan protokol kesehatan, menggunakan masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak, jangan sampai usai pemungutan membahayakan keluarga dengan menularkan covid 19.
Terpisah, Ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto, ST.MM mengatakan bahwa berdasarkan index kerawanan yang dikeluarkan Bawaslu RI, 7 Kabupaten/ Kota di Sumsel yang akan menggelar pilkada serentak 2020 rata rata ke 7 daerah tersebut berada pada level rendah dan level sedang. Dengan kondisi tersebut Iin memprediksi proses pilkada serentak di 7 kabupaten /kota cenderung aman.
“level 1 dan 2 adalah level terendah, level 3 dan 4 level sedang, level 5 dan 6 adalah level tertinggi. Kabupaten OI dan Oku Selatan berada di level 2, sementara 5 Kabupaten lain yaitu : OKU, Oku Timur, Pali, Mura dan Muratara masuk level 3. Alhamdulilah dengan indicator ini mudah mudahan pilkada serentak 2020 ini aman, “ ucapnya.
Iin menambahkan bahwa index kerawanan mencakup 4 dimensi yaitu ; 1. Dimensi konteks social politik meliputi keamanan lingkungan serta otoritas penyelenggaraan pemilu. 2. Dimensi penyelenggaraan pemilu yang bebas dan adil meliputi hak pilih, proses kampanye, serta pemungutan suara. 3. Dimensi konstetasi, meliputi hak politik mencalonkan dan dicalonkan, 4. Dimensi public, meliputi penggunaan hak pilih dan proses memilih.
Penulis : Jati Sasongko
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
