Site icon Sonora FM Palembang

Protokol Kesehatan Tetap Dijalankan, Meskipun Sudah Ditemukan Vaksin Covid – 19

SONORA PALEMBANG – Jubir Satgas Covid -19 Dinkes Kota Palembang, Yudi Setiawan, S.K.M, M.PID dalam acara The Voice Of People (4/11/2020) mengatakan bahwa apabila vaksin covid -19 sudah ditemukan dan diberikan, masyarakat dihimbau tetap menerapkan protokol kesehatan.

” vaksin sebetulnya bukan hal utama pencegahan covid -19, hal utama adalah protokol kesehatan, bukan berarti orang yang sudah divaksin bebas membuka masker atau tidak menjaga jarak, bukan seperti itu, vaksin hanya untuk membentuk kekebalan pada individu yang diberi vaksin, itu juga tidak semua akan terbentuk imunitas, hanya 80%, 20 % nya mungkin tidak ada kesesuain dengan tubuh, sehingga belum tentu 100 orang diberi vaksin semuanya terbentuk imunitas. Sekali lagi protokol kesehatan yang utama dalam mencegah covid,” ujarnya.

ia menambahkan pemberian vaksin diprioritaskan kepada tenaga kesehatan, baik yang bersentuhan langsung dengan pasien covid atau pun yang tidak, dan kelompok produktif pekerja usia 18 sampai 58 tahun.

” masih menunggu keputusan dari pusat, vaksin yang diproduksi Indonesia kemungkinan tahun 2022 baru selesai, dalam waktu dekat vaksin dari luar yang akan di bagikan,” imbuhnya.

ia mengatakan bahwa untuk mendiagnosa pasien covid tidak disarankan dengan rapid test.

” itu untuk screening saja, bukan untuk diagnosa, dinkes tidak menganjurkan, tetap menggunakan swab dan PCR. Orang yang masuk kriteria harus diswab, yaitu : yang suspect atau terduga, misal demam tinggi, suhu diatas 38 derajat celcius, ada gangguan pernafasan, batuk dan sesak, photo thorax ada temuan pnemonia di photo thoraxnya. Gejala covid adalah gejala gangguan pernafasan. Pemeriksaan swabnya gratis, tinggal ke puskesmas dan hasilnya sekarang cepat 2 sampai 3 hari sudah keluar hasilnya,” ujarnya.

 

penulis : Jati Sasongko

 

sumber foto : Koleksi Pribadi

Exit mobile version