
“ PLN terus mempersiapkan diri terkait animo masyarakat yang cukup tinggi terkait kendaraan listrik, selain memberi kemudahan masyarakat yang punya kendaraan listrik,” ujarnya.
SPKLU saat ini tersedia di dua lokasi, pertama di kantor wilayah yang ada di jalan Kapten A. Rivai, kedua di depan kantor ULP A. Rivai namun alamatnya di Demang.
“ Tahun ini menargetkan 8 SPKLU tidak hanya di Palembang saja. kita coba di rest area, bagi masyarakat yang ingin ke Lampung atau ke Jambi karena wilayah kerja kita meliputi Sumsel, Jambi, Bengukulu dan Lampung,” tukasnya.
Cara pengisiannya sangat mudah, download aplikasi PLN Mobile di handphone, ada menu charge in untuk mengisi kwh di mobil kita. harganya 2466 per satu kwh, Satu mobil biasanya sekitar 40 kwh, jadi sekitar 80 ribuan untuk full dan bisa digunakan sepanjang 300 kilometer untuk satu mobil.
Dari data di kota Palembang ada sekitar 10 kendaraan listrik yang mengaspal di kota Palembang. Kedepan kendaraan listrik akan menjadi lifestyle dan akan menjamur. Cepat atau lambat kendaraan listrik akan datang menggantikan kendaraan fosil karena terakait iklim, green energy dan sebagainya.
“ Kita terus berupaya untuk berinovasi terkait tenaga listrik untuk charge mobil listrik. Kita membuat SPKLU mobile, masyarakat bisa mengecharge mobilnya dimanapun ada kebutuhan. Juga akan menempatkan SPKLU di mall – mall. Untuk masyarakat jangan khawatir membeli mobil listrik karena jarak tempuhnya cukup jauh, pengcasannya juga waktunya pendek cukup satu jam dan harganya murah per kwhnya, PT. PLN siap mensuport,” tutupnya.
Penulis : jati
Sumber foto : koleksi pribadi