PALEMBANG SONORA – Hari ini, jum’at 22 Mei 2020, RS Siloam Sriwijaya baru saja memulangkan sebanyak 10 pasien sembuh dari positif covid-19. Direktur RS Siloam Sriwijaya dr. Bona Fernando mengatakan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang menggembirakan bagi warga Sumatera Selatan dan bagi semua rakyat Indonesia.
“ beryukur karena perkembangan covid-19 di Palembang yang stabil, belum menurun, dan ditengah tengah kestabilan itu, kami bisa memulangkan pasien sembuh dari covid-19, artinya pelayanan kita bisa berjalan teratur,pasien masuk, pasien keluar, itu harapan kita, ini juga berkat fasilitas penunjang kita yaitu lab untuk swab PCR secara mandiri, dengan hasil yang cukup cepat,sehingga pasien yang dirawat bisa cepat antara 8 sd 10 hari, paling lama 2 minggu, sudah termasuk hasil swab,” ujarnya
Dirinya berharap walaupun pasien positif bertambah tapi pasien yang sembuh bisa bertambah.
“ Palembang sudah zona merah.kami menerapkan langkah screening yang tepat. Pasien dengan gejala influenza, batuk pilek , sesak langsung dipisahkan alurnya, sehingga tidak bercampur dengan rumah sakit yang sudah dibuat clean and save,” ujarnya.
Jika masyarakat mengalami gejala menyerupai penyakit covid19, masyarakat bisa berkonsultasi ke fasilitas kesehatan atau rumah sakit lainnya.
“ Langkah langkah nya jika mengalami gejala gejala, silahkan konsultasikan ke emergency kami, melalui screening awal, kami juga punya fasilitas rapid test juga lewat city scan, juga lewat swab, kami punya fasilitas, kami juga punya swab, mudah-mudahan bisa mendiagnosa yg mengalami gejala tersebut,” ujarnya
Sebisa mungkin yang kontak erat dengan pasien postif-19, atau yang baru pulang dari wilayah pandemi, atau mempunyai riwayat factor resiko, segera periksakan diri.
“ memang masa inkubasinya 14 hari, sesudah itu bila ada gejala silahkan konsultasikan, bisa juga lewat tele konsultasi atau konsultasi online, yang penting kalau punya gejala segera konsultasikan,” ujarnya.
Dirinya mengatakan agar tidak tertular dan apabila tertular dan bisa cepat sembuh adalah dengan menjaga daya tahan tubuh, selain itu perlu juga berdoa dan menjaga pikiran positif, karena stress jug a dapat mempengaruhi daya tahan tubuh.
Penulis : Jati Sasongko
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
