
“ Sesuai instruksi gubernur, kami tetap standby apalagi mengantisipasi natal dan tahun baru. Sampai saat ini belum ada yang masuk ke wisma atlit untuk isolasi mandiri meskipun ada yang konfirmasi positif,” ujarnya.
Wisma Atlit Jakabaring menyiagakan 30 personil yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, farmasi, driver dan petugas kesehatan lingkungan. Mereka dibagi dalam 3 shift dan 24 jam berjaga. Pasien covid yang terakhir isolasi di wisma atlit jakabaring adalah saat bulan September hingga awal oktober. Setelah itu tidak ada lagi yang pasien konfirmasi positif, tetapi menerima pasien-pasien karantina yang pulang dari luar kota seperti atlit pon dan brimob setelah mengikuti pon Papua beberapa waktu lalu.
Wisma atlit menyiagakan 100 tempat tidur dan 1 tower wisma untuk saat ini. Masyarakat yang baru pulang dari luar kota sebaiknya menjalani karantina mandiri selama 5 hingga 7 hari dan disarankan melalukan tes swab antigen.
“ Tetap jaga prokes terutama masker, meskipun kasus sedikit kita khawatir terjadi peningkatan kasus terutama saat libur natal dan tahun baru ini,” ujarnya.
Penulis : jati
Sumber foto : koleksi pribadi