Palembang Sonora – Selama satu tahun masa pandemic ada perubahan perubahan mendadak yang membuat kita beradaptasi. Aji Wihardandi selaku Head of Coporate Affair Gojek Sumatera dalam Virtual Live Talkshow ( 19/03/2021) mengatakan bahwa moment ini adalah moment yang menantang Gojek untuk melalukan inovasi.
“ sebelumnya Gojek banyak mengangkat manusia, sekarang lebih focus mengangkut makanan, barang, seiring munculnya industry kuliner rumahan dan bisnis online. Apa pun itu Gojek memprioritaskan kesehatan dan keamanan. Semua pengguna ekosistem, mulai dari karyawan, mitra driver, merchant, dan pelanggan,” ujarnya.
Ia menambahkan Gojek juga berkolaborasi dengan semua pihak, baik pemerintahan maupun lainnya untuk menghadapi krisis ini dan mempercepat proses pemulihan.
“ kita semua ingin kembali seperti semula. Gojek hadir untuk mengatasi friksi masyarakat di masa transisi itu,” ujarnya.
Ia menjelaskan Gojek menerapkan protocol kesehatan yang cukup ketat dari awal masa pandemic. Berdasarkan riset SBM ITB terbaru, dengan membandingkan standar kesehatan dan keamanan yang dianut Gojek, melalui program J3K dengan sekitar sepuluh standar kesehatan yang dianut aplikasi lain diseluruh dunia, Gojek berada di peringakat pertama yang mewajibkan memakai masker dan menyemprot disinfektan.
“ hanya Gojek yang menerapkan standar yang lebih tinggi dari aplikasi lain, kami meneruskan program ini,” ucapnya.
Christina Anggreini selaku Regional Consumer Engagement Head Sumatera menambahkan Gojek selama pandemic tetap focus memberikan layanan terbaik ditengah pandemic.
“ gimana caranya masyarakat tetap produktif. Bagi Gojek menolong masyarakat agar tetap produktif walaupun tidak bertemu selama pandemic,” pukasnya.
Penulis : Jati / Endah
Sumber Foto : Koleksi pribadi
