Site icon Sonora FM Palembang

Sering Menguap ? Waspada Penyakit ini Mengintai

PALEMBANG SONORA – Setiap orang pasti pernah menguap, apalagi ketika menjelang waktu tidur akibat rasa kantuk yang mendera.

Kondisi ini lumrah terjadi dan biasa dialami oleh setiap orang. Tapi pernahkah Anda tetap menguap, meski waktu tidur sudah cukup ?

Ternyata kondisi ini bisa jadi merupakan gangguan medis yang patut diwaspadai.

Dilansir dari Kompas.com, berikut gangguan medis yang ditandai dengan menguap :

1. Gangguan tidur

Seseorang yang mengalami kesulitan tidur akan lebih banyak menguap dari biasanya.

Hal ini dikarenakan tubuh tetap terus terjaga sampai larut malam.

2. Epilepsi

Epilepsi merupakan gangguan pada sistem saraf pusat.

Masalah kesehatan ini menyebabkan otak mengirimkan sinyal yang abnormal, sehingga membuat penderitanya sering menguap.

3. Multiple sclerosis

Multiple sclerosis adalah gangguan saraf pada otak, mata, dan tulang belakang.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penderita multiple sclerosis bisa menguap lebih dari empat kali dalam satu menit.

4. Stroke

Penelitian menunjukkan, proses menguap melibatkan batang otak, area dasar otak yang terhubung ke sumsum tulang belakang.

Dengan menguap, akan membantu mengatur suhu dan mengurangi suhu inti otak setelah cedera otak akibat stroke.

Menguap juga bisa terjadi sebelum ataupun sesudah terserang stroke.

5. Masalah jantung

Menguap berlebihan dikaitkan dengan saraf vagus, saraf yang berfungsi mengatur jantung, paru-paru, dan saluran pencernaan.

Di beberapa kasus, sering menguap dapat mengindikasikan pendarahan di sekitar area jantung atau bahkan tanda serangan jantung.

Masih dilansir dari sumber yang sama, berikut beberapa hal yang menjadi penyebab menguap :

1. Mendinginkan otak

Saat otak bekerja terlalu keras, menguap menjadi upaya alami tubuh untuk menyalurkan udara segar yang dapat mendinginkan otak.

Menguap akan membuka lebar mulut dan menarik udara luar untuk masuk dalam tubuh. Udara kemudian akan masuk ke rongga sinus dan tersalurkan ke otak melalui pembuluh darah.

Selain itu, teori lain juga menyebut bahwa saat suasana dingin, seseorang akan cenderung lebih sering menguap.

Hal tersebut terjadi lantaran tubuh menjadi lebih hangat dari udara luar, sehingga butuh sedikit penyesuaian.

2. Perilaku menular

Beberapa teori menunjukkan, menguap memainkan peran sosial dalam kelompok. Hal ini diduga berkaitan dengan rasa empati seseorang.

Menurut psikolog, seseorang yang cenderung menguap saat melihat orang lain menguap, menandakan hubungan dekat yang terjalin antar keduanya.

Semakin dekat Anda dengan seseorang, semakin besar pula kemungkinan menguap saat melihatnya menguap.

3. Bosan atau lelah

Hal lainnya mengapa sering menguap meski tidak mengantuk atau cukup tidur adalah dikarenakan rasa bosan atau lelah.

Menguap merupakan cara refleks dari otak untuk membuat Anda sadar, bangun, dan merasa lebih waspada.

Dengan cara ini, tubuh akan selalu terjaga di tengah aktivitas yang membosankan atau melelahkan.

 

Penulis : Fernando Oktareza

Sumber Foto : Kompas

Exit mobile version