
“ Persiapan diri sendiri sudah 80%. Belajar tentang kebahasaan, sastra dan sebagainya. Persiapan yang kami lakukan tentunya terus belajar mengenai materi kebahasaan, terus juga kami telah merampungkan program Krida Kebahasaan yang akan kami bawa ke pemilihan nasional nantinya. Kami juga telah mempersiapkan penampilan bakat kami. Kami akan menampilkan teater monolog yang akan dikombinasikan antara teater kontemporer dan Kebudayaan,” ujar Shelly.
Fitrah menambahkan selain persiapan tentang materi, mereka juga mempersiapkan mental karena pesertanya dari seluruh Indonesia.
“ Belajar dan berdoa,” tukasnya.
Saingan terberat menurut mereka berdua adalah peserta dari pulau jawa, tapi tidak menutup kemungkinan dari daerah lain memiliki kemampuan yang perlu diwaspadai. ” Belum ketemu dengan peserta lain tapi sudah berkenalan dengan peserta dari propinsi lain, saling sharing dan bercerita,” ujar Shelly.
Pada pemilihan Duta Bahasa Nasional tahun lalu, Sumsel meraih posisi sepuluh besar. “ Mohon doa agar nama Sumsel dapat juara Duta Bahasa Nasional 2021. Tahun kemaren 10 terbaik, semoga tahun ini meraih 5 besar bahkan 3 besar,” tukas Shelly.
Fitrah menambahkan dirinya akan berjuang sekuat tenaga dan bisa membawa nama baik Sumsel. “ Mohon doa dan dukungan masyarakat Sumsel agar membawa nama baik Sumsel,” tukasnya.
Penulis : jati
Sumber foto : koleksi pribadi