PALEMBANG SONORA – Wabah pandemi covid-19 masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Palembang. Tidak jarang, para tenaga medis pun menjadi korban keganasan dari virus yang mulai dikenal sejak akhir tahun 2019 tersebut.
Untuk meminimalisir dampak dari penyebaran virus corona di Kota Palembang, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Palembang, Kamis (23/4), menyalurkan beberapa bantuan kepada sejumlah pihak yang membutuhkan.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan Giri Purbadi, saat diwawancarai awak media di halaman Lapas Perempuan Palembang, Kamis (23/4).
Usai menyerahkan langsung bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) ke pihak Puskesmas Merdeka, pihak Lapas Perempuan. Palembang melanjutkan kegiatan sosialnya dengan melakukan penyerahan bantuan berupa bahan makanan kepada keluarga warga binaan Lapas Perempuan tersebut.
“Kan tadi pertama penyerahan APD ke Puskesmas ya. Yang kedua ini untuk keluarga warga binaan,” ujar Giri, didampingi Kepala Lapas Perempuan Palembang Tri Anna Aryati.
Pemberian bantuan kepada keluarga warga binaan, lanjut Giri, dilaksanakan secara bertahap untuk membantu masyarakat Kota Palembang di tengah pandemi covid-19.
“Untuk membantu masa lockdown seperti ini,” ungkapnya.
Menurut Giri, ada kepedulian dari Kepala Lapas Perempuan Palembang untuk bisa saling berbagi di tengah kondisi yang sulit seperti sekarang ini.
“Sebetulnya kita juga dalam kondisi yang memang sulit juga,” ujarnya.
Tapi, kata Giri, alangkah baiknya kalau semua pihak bersama-sama mengerti tentang keadaan lingkungan seperti ini.
“Supaya lebih berarti, lebih sehat. Terutama kepada keluarga warga binaan,” ungkapnya.
Giri menjelaskan, selama pandemi covid-19 ini, pihak Lapas Perempuan Palembang tidak memberikan izin kepada pihak keluarga warga binaan untuk melakukan kunjungan.
“Sekarang kan tidak bisa berkunjung atau ketemu langsung,” pungkasnya.
Penulis : Bovend
Sumber Foto : Bovend
