Palembang Sonora – Timbulnya reaksi usai mendapat suntikan vaksin covid -19 adalah merupakan suatu kewajaran. Prof. Dr. dr. Yuwono. M. Biomed, Tenaga Ahli Satgas Covid -19 Sumsel kepada Sonora (1/2/2021) mengatakan bahwa munculnya reaksi usai di suntik vaksin akan berlangsung selama 24 jam, oleh sebab itu diperlukan screening yang baik untuk mencegah hal hal yang tidak tidak diinginkan terjadi.
“ tetap ada reaksi, secara umum ada peningkatan metabolisme, agak anget, nyeri, lapar, reaksi normal berlangsung 24 jam, ini menunjukkan bahwa harus screening, yang kontradiksi jangan dulu kecuali dibawah pengawasan dokter,” ujarnya.
Ia menambahkan penyuntikan vaksin dilakukan dua kali adalah untuk meningkatkan antibody yang disebut booster.
“ harapannya antibody tinggi untuk menutupi infeksi, bila ada berita sesorang terinfeksi covid setelah disuntik vaksin itu wajar, sebab anti bodi belum cukup menangkal infeksi. contohnya Bupati sleman dan walikota depok terinfeksi covid setelah seminggu disuntik vaksin karena belum terbentuk antibody yang cukup sehingga bisa terinfeksi. Setelah dua kali suntikan mudah mudahan terjadi booster peningkatan yang tinggi dan terlindungi dari infeksi,” ungkapnya.
Ia mengusulkan agar satu keluarga satu yang di vaksin agar cepat terbentuk herd community.
“ penduduk sumsel 8,5 juta, butuh sekitar 2 juta orang saja yang divaksin, 2 minggu masuk 58 ribu vaksin, dalam 2 puluh minggu sudah 500 lebih yang divaksin agar cepat terbentuk herd community sehingga terproteksi,” ujarnya.
Ia mengatakan untuk mencegah tertular covid, selain membiasakan 3 M diperlukan juga PHBS atau pola hidup bersih dan sehat.
“ 3 M saja tidak cukup, perlu PHBS, banyak dokter dokter yang meninggal padahal mereka sudah menerapkan 3 M, itu karena mereka kelelahan, kurang istirahat, jadi istirahat cukup, makan bergizi, hidup bersih dan olahraga penting dalam menjaga imunitas,” pukasnya.
Penulis : Jati
Sumber foto : Google
