PALEMBANG SONORA – Setiap produk makanan memiliki batas waktu untuk tidak dikonsumsi.
Maka dari itu, sudah sepatutnya tanggal kedaluwarsa setiap makanan yang disimpan harus rutin diperiksa.
Namun, tahukah Anda bahwa telur menjadi salah satu dari sekian banyak produk makanan yang akan terlihat tetap segar meskipun disimpan lama-lama di dalam kulkas.
Maka perlu dilakukan hal-hal tertentu untuk mengetahui apakah telur masih layak untuk dikonsumsi atau tidak.
Dilansir dari Kompas.com, berikut beberapa metode yang harus dilakukan untuk mengetes apakah telur tersebut layak untuk dikonsumsi atau tidak :
1. Tenggelam atau mengapung ?
Untuk mencoba tes air untuk menguji keadaan telur, cukup isi gelas atau mangkuk dengan air dingin dan rendam telur.
Jika telur tenggelam ke dasar dan berbaring miring, telur tersebut masih segar. Namun, jika mereka tenggelam, tetapi berdiri di salah satu ujung di bagian bawah gelas atau mangkuk, mereka tidak segar tetapi masih dapat dimakan.
Tentu saja, jika ada telur yang mengapung ke atas, mereka tidak boleh dimakan. Ilmu di balik ini didasarkan pada fakta bahwa kulit telur bersifat semipermeabel, yang berarti udara dapat menembusnya.
Jadi semakin tua telur, semakin banyak udara yang bisa menembus cangkang telur, menyebabkannya mengapung.
2. Kocok
Metode lain untuk melihat telur tersebut masih layak untuk dimakan atau tidak adalah dengan cara mengocoknya. Jika Anda mendengar cairan berdesir di dalam, itu sudah buruk. Suara tersebut biasanya menunjuk ke kuning telur yang tua dan berair.
3. Mengendusnya
Jika telur tidak lulus uji bau, sebaiknya dibuang. Saat pecah, telur harus memiliki bau yang netral, bukan bau yang khas seperti aroma belerang, gas, atau asam.
4. Lihat cangkangnya
Periksa telur dengan melihat cangkangnya. Jika bagian luarnya retak atau berlendir, kemungkinan terkontaminasi oleh bakteri atau jamur.
Tepat sebelum Anda membuat makanan dengan telur, Anda perlu mengamati kuning telur dan putih telur setelah retak di permukaan yang rata.
Telur segar akan memiliki kuning cerah atau kuning oranye, di mana putih telur agak kaku dan berada di sekitar kuning telur. Putih telur yang tidak terlalu segar akan lebih rata dan menyebar.
Jika telur akan segera kedaluwarsa, cara terbaik untuk memanfaatkannya adalah dengan merebusnya dan memasukkannya ke dalam stoples dengan air garam untuk membuat acar telur.
Selain itu, pastikan telur tetap segar lebih lama dengan menyimpannya di tempat yang tepat di dalam kulkas.
Penulis : Fernando Oktareza
Sumber Foto : Kompas
