PALEMBANG SONORA – Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Provinsi Sumatera Selatan pada tahun ini akan fokus meningkatkan produksi pertanian di Sumsel.
Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Pertanian TPH Bambang Pramono kepada awak media beberapa waktu lalu.
Bambang mengatakan, saat ini pihaknya tengah konsentrasi melakukan peningkatan untuk produksi pertanian.
“Upaya peningkatan itu juga harus ada dukungan dari berbagai pihak. Termasuk juga mendorong penyediaan benih unggul dan alsintan yang harus dimanfaatkan secara maksimal,” jelasnya.
Bambang menyebut, pada tahun 2021 untuk tanaman pangan seperti padi ditargetkan dapat mencapai 400.000 ton, jagung 150.000 ton dan kedelai 1.000 ton.
“Sedangkan untuk hortikultura seperti cabai ditargetkan mencapai 22.000 ton, bawang merah 1.500 ton dan bawang putih 7 ton,” jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, Pemprov Sumsel saat ini telah mengangkat 1000 Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) untuk memberikan pendampingan dan edukasi kepada para petani.
“Artinya kita memang tidak main-main untuk mengembangkan pertanian ini. Apalagi kita juga ditunjuk sebagai daerah lumbung pangan nasional. Meski kita bukan satu-satunya, namun kita merupakan provinsi penghasil beras terbesar di Sumatera dan itu harus kita tingkatkan,” jelasnya.
Komitmen untuk peningkatan pertanian tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, dia menilai pertanian ini dapat menjadi alat untuk mensejahterakan masyarakat.
“Musuh terbesar kita adalah kemiskinan. Pertanian ini dapat menjadi alat untuk menurunkan kemiskinan tersebut. Apalagi saat ini telah didukung infrastruktur jalan yang baik sehingga biaya produksi dapat ditekan, akses menjadi cepat dan harga menjadi lebih murah. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” tutupnya.
Penulis : Fernando Oktareza
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
