PALEMBANG SONORA -Rumah Sakti Siloam Sriwijaya Palembang bekerjasama dengan Pimpinan Pusat Perhimpunan Radiografer Indonesia (PP PARI) Cabang Sumatera Selatan pada hari ini, Minggu (31/01) menggelar Hybrid Event (Webinar dan Seminar) Radiologi di Ballroom The Alts Hotel Palembang.
Adapun tema yang diangkat pada Hybrid Event kali ini mengenai Penanganan Pasien Radiologi pada Kasus Trauma Muskuloskeletal dan Multi Modalitas, dengan dihadiri sekitar 200 peserta baik online maupun offline.
Direktur RS Siloam Sriwijaya Palembang, dr Bona Fernando mengatakan, kegiatan kali ini bertujuan memberikan edukasi terkait fungsi radiologi yang kini semakin besar kegunannya.
“Mengingat saat ini fungsi radiologi di dunia medis sudah sangat besar dan tidak bisa dipisah dengan pekerjaan kita sehari-hari, maka edukasi mengenai radiologi ini penting dilakukan,” ungkap Bona.
Ditambah lagi pengoperasian mesin radiologi yang saat ini tidak bisa bekerja sendiri, membuat peran radiografer sangat diperlukan.
“Karena fungsi radiologi yang semakin lama akan semakin maju, mengharuskan SDM radiologi dalam hal ini radiografer perlu kita latih dalam hybrid event kali ini,” tuturnya.
Bona berharap, melalui hybrid event radiologi ini dapat meningkatkan profesionalitas pihaknya dalam bekerja.
“Tentu kita ingin bekerja dengan bukti, sehingga apabila para radiografer ini dapat mengoperasikan mesin radiologi secara tepat diharapkan dapat membantu para dokter dalam menentukan diagnosa atau tata laksana lanjutan,” ujarnya.
Hadir sebagai pembicara dalam hybrid event kali ini, dr Soegiarto Soerodjojo, Sp.OT, Ni Ketut Sutarini Asih, S. ST, dr Rio Kusuma, Sp.Rad, dan Faizun Achamd, AMR, SKM.
embang bekerjasama dengan Pimpinan Pusat Perhimpunan Radiografer Indonesia (PP PARI) Cabang Sumatera Selatan pada hari ini, Minggu (31/01) menggelar Hybrid Event (Webinar dan Seminar) Radiologi di Ballroom The Alts Hotel Palembang.
Adapun tema yang diangkat pada Hybrid Event kali ini mengenai Penanganan Pasien Radiologi pada Kasus Trauma Muskuloskeletal dan Multi Modalitas, dengan dihadiri sekitar 200 peserta baik online maupun offline.
Direktur RS Siloam Sriwijaya Palembang, dr Bona Fernando mengatakan, kegiatan kali ini bertujuan memberikan edukasi terkait fungsi radiologi yang kini semakin besar kegunannya.
“Mengingat saat ini fungsi radiologi di dunia medis sudah sangat besar dan tidak bisa dipisah dengan pekerjaan kita sehari-hari, maka edukasi mengenai radiologi ini penting dilakukan,” ungkap Bona.
Ditambah lagi pengoperasian mesin radiologi yang saat ini tidak bisa bekerja sendiri, membuat peran radiografer sangat diperlukan.
“Karena fungsi radiologi yang semakin lama akan semakin maju, mengharuskan SDM radiologi dalam hal ini radiografer perlu kita latih dalam hybrid event kali ini,” tuturnya.
Bona berharap, melalui hybrid event radiologi ini dapat meningkatkan profesionalitas pihaknya dalam bekerja.
“Tentu kita ingin bekerja dengan bukti, sehingga apabila para radiografer ini dapat mengoperasikan mesin radiologi secara tepat diharapkan dapat membantu para dokter dalam menentukan diagnosa atau tata laksana lanjutan,” ujarnya.
Hadir sebagai pembicara dalam hybrid event kali ini, dr Soegiarto Soerodjojo, Sp.OT, Ni Ketut Sutarini Asih, S. ST, dr Rio Kusuma, Sp.Rad, dan Faizun Achamd, AMR, SKM.
Penulis : Fernando Oktareza
Sumber Foto : Google.com
