PALEMBANG SONORA Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah menetapkan sebuah ajang bersepeda berskala internasional, bertajuk Sriwijaya Ranau Gran Fondo, sebagai salah satu agenda rutin yang dilaksanakan setahun sekali.
Untuk memastikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dalam mensukseskan acara Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2020, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, H. Herman Deru, melakukan kunjungan kerja ke lokasi tersebut, Selasa (13/10), di Danau Ranau, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan.
Dengan menggunakan helikopter, Herman Deru berangkat dari helipad Griya Agung, Selasa (13/10) pagi, pkl. 08.00 wib., menuju lokasi pertama dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten OKU Selatan.
Selama lebih dari satu jam perjalanan udara, Gubernur Sumsel tiba di Desa Surabaya, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan, sekitar pkl. 09.30 pagi, untuk melakukan kegiatan Panen Raya Padi Sawah di daerah tersebut.
Kemudian, Herman Deru melanjutkan kegiatan berikutnya, yaitu penebaran benih ikan di Danau Ranau.
Dalam video yang diunggah akun instagram @humasprovsumsel, Gubernur Sumsel mengingatkan semua pihak untuk ikut menjaga kelestarian dari danau yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten OKU Selatan tersebut.
“Baik sumber airnya, distribusi airnya, hingga biota-biota yang ada di dalam ini. Bahwa, ada ekosistem, ada rantai makanan di dalam itu,” ujar pria yang menjabat sebagai Gubernur Sumsel sejak tahun 2018 lalu tersebut.
Menurutnya, jangan sampai ada zat yang merusak, baik disengaja, ataupun tidak, yang tertuang ke dalam danau tersebut.
Kelestarian danau ini, lanjutnya, menjadi tanggung jawab semua pihak.
“Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sudah menetapkan lokasi yang indah ini, menjadi ajang berkumpulnya para goweser di setiap tahun,” ungkap mantan Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dua periode tersebut.
Dikatakannya, bertajuk Sriwijaya Ranau Gran Fondo, di tahun ini, acara olahraga rekreasi tersebut akan dilaksanakan pada, Sabtu (14/11) mendatang.
Tidak lupa, ia mengajak masyarakat Sumsel untuk datang dan mengikuti acara Sriwijaya Ranau Gran Fondo.
“Bukan hanya mengejar prestasi, tapi juga rekreasi. Homestay-homestay, penginapan juga sudah tersedia banyak di sini,” ujar suami dari Febrita Lustia tersebut.
Masyarakat Ranau, sambungnya, diharapkan untuk tetap bersikap ramah terhadap para pendatang yang berasal dari berbagai daerah, dalam dan luar negeri.
“Yang akan datang ke sini,” ungkapnya.
Penulis: Bovend
Sumber Foto: Humas Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
