Site icon Sonora FM Palembang

Tips dari Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin agar Tampil Menawan di Moment Hari Lebaran

Palembang Sonora – Tampil kinclong atau glowing di hari raya Idul Fitri menjadi dambaan sebagian besar kaum hawa. Nah agar tampil glowing atau kinclong di hari raya lebaran, Dr. Yuli Kurniawati, Sp. KK, Dokter Spesialis Kulit dari Klinik Adithia yang juga bertugas di RSMH dan RS.RK Charitas kepada Sonora (10/05/2021) mengatakan bahwa kaum hawa perlu menjaga pola makan saat puasa, menjaga pola tidur serta mengetahui cara make up yang benar.

“ saat puasa ibu-ibu dan remaja putri kurang minum, selain juga makanan yang tidak terkontrol, serta pola tidur yang berubah sehingga bisa memicu penyakit kulit seperti jerawat atau agne. Di masa-masa terakhir puasa harus menjaga asupan makanan kita, untuk tetap sehat pola makan sehat, banyak minum minimal 8 gelas sehari, diatur saat buka, saat sahur dan makan malam, sehingga tidak kekurangan cairan yang membuat kulit jadi kering atau kasar. Pola makan harus banyak makan buah dan sayur. Saat buka minum yang manis dan makan buah kurma yang kadar gula tinggi, minum air putih, santap buah dulu dan sayur baru makan yang agak berat, tapi kurangi makanan berlemak yang bisa memicu penyakit agne. Makan pedas juga dikurangi karena memicu kulit mudah merah pada pasien yang punya gangguan kelenjar minyak atau losase, mudah sekali wajah merah,hindari makanan pedas. Tidur cukup, diatur kalau tidur malam kurang maka sebisa mungkin tidur siang meskipun hanya satu jam agar mengendalikan daya tahan tubuh. Baru itu sudah dilakukan baru ke perawatan kulit,” ujarnya.

Ia menjelaskan perawatan kulit dilakuan antara lain mulai dari rutin mencuci muka sebelum tidur dan bangun tidur serta penggunaan cream yang tepat.

“ mencuci muka sebelum dan bangun tidur harus dijalankan. Penggunaan cream anti agne tidak masalah asal sesuai dengan dosis. Saat cuaca panas perlu memakai sun cream atau tabir surya pada pagi dan siang, terutama saat berada diluar ruangan. Didalam ruangan sebaiknya tetap harus memakai tabir surya,” urainya.

Untuk perawatan intens seperti laser, PVR, facial vampir yang membutuhkan penanganan tenaga ahli, menjelang lebaran sebaiknya tidak ditunda dulu sebab Tindakan tersebut membutuhkan waktu penyembuhan antara satu hingga tiga minggu.

“ menjelang lebaran sebaiknya tidak dilakukan Tindakan intens seperti laser dan lain-lain sebab Tindakan tersebut membutuhkan fase penyembuhan satu hingga tiga minggu, bila sekarang dilakukan saat lebaran bukannya kinclong justru merah-merah. Jangan terburu-buru,” tukasnya.

Ia juga menghimbau agar tidak mudah percaya dengan iklan kosmetik yang dijual baik secara online maupun rekomendasi dari teman.

“ banyak yang terjadi efek samping, iklan iklan di medsos banyak yang menimbulkan masalah pada kulit. Tindakan harus dilakukan oleh dokter yang kompeten,” ujarnya.

Usai beraktifitas didapur seperti masak dan membuat kue, sebaiknya tidak langsung mengkompres wajah dengan air es. Kegiatan yang mengeluarkan banyak keringat sebaiknya didiamkan terlebih dahulu. Pemberian kompres juga sebaiknya tidak menggunakan air yang terlalu dingin.

Saat make up lebaran kulit yang berminyak sebelum dilakukan pemolesan sebaiknya dikompres dengan air es, baru diberi pelembab yang berbahan air. Untuk kulit kering diberi pelembab yang lebih banyak mengandung lemak. Setelah diberi pelembab diberi tabir surya sampai ke leher, baru setelah itu diberi bedak. “ Disesuaikan selera,” tukasnya.

Selama pandemic diwajibkan menggunakan masker, ia menyarankan agar make up lebih focus ke area bagian mata, pada bagian yang tertutup masker sebaiknya tidak terlalu tebal make upnya karena dapat memicu timbulnya iritasi dan jerawat.

“ maskerj sebaiknya empat jam sekali diganti agar tidak iritasi,” tukasnya.

 

Penulis : jati / endah

Sumber foto : google

Exit mobile version