Hingga April, Penyaluran KUR BSB Capai Rp 150 M

PALEMBANG SONORA – Bank Sumsel Babel (BSB) menargetkan penyaluran kredit usaha rakyat atau KUR selama 2021 berjumlah Rp550 miliar. Sedangkan hingga bulan April ini total penyaluran KUR sudah mencapai Rp 150 miliar.

Hal ini diungkapkan, Direktur Utama (Dirut) Bank Sumsel Babel (BSB) Achmad Syamsudin, Jum’at (23/04).

“KUR kita baru mengalami pergerakan pada bulan April, biasanya di Februari KUR kita mulai berjalan. Makanya kita akan kebut lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan UMKM (Usaha Menengah Mikro Kecil), penyaluran ini termasuk kita kejar untuk transaksi syariah,” ungkapnya.

Selain percepatan pengembangan UMKM melalui penyaluran KUR, langkah lanjutan BSB dalam potensi pergerakan UMKM turut dilaksanakan lewat penyelenggaraan pasar murah dengan menggandeng pelaku usaha binaan mereka.

“Dalam rangka mendukung pergerakan sektor UMKM, beberapa hari lalu kita sudah menggelar bazar murah,” jelasnya.

Syamsudin menambahkan, dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi pihaknya juga berupaya melaksanakan dengan kerja produktif hingga tahun 2022. Yakni pemberdayaan transaksi digital sampai ke pelosok daerah.

“Produktif KUR dengan cara bikin kluster pembayarannya, misal menggunakan QRIS, ke petani. Jadi mereka mengambil, membeli pupuk cukup dengan tap saja,” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Sumatra Selatan (BI Sumsel) Hari Widodo melanjutkan, pergerakan transaksi QRIS di Sumsel dari bank pembangunan daerah mengalami respon positif. Terbukti secara nasional BSB melakukan transkasi cashless di urutan keenam.

“Transaksi menggunakan QRIS ini relevan dengan kondisi pandemi. Jadi untuk tahun ini BI mendorong penggunaan QRIS lebih banyak, secara digitalisasi, target di Sumsel 344 ribu pakai QRIS,” tutupnya.

 

Penulis : Fernando Oktareza

Sumber Foto : Koleksi Pribadi



Leave a Reply